Kamis, 04 Juni 2009

diabetes

DEABETES
Penyakit Diabetus Melitus atau kencing manis adalah penyakit yang ditandai dengankadar glukosa darah yang melebihi normal (hiperglikemia) akibat tubuh kekurangan insulit baik absolut maupun relatif.

Dikatakan absolut karena kadar insulin di dalam darah penderita memang di bawah normal. Sedangkan yang dimaksud dengan relatif adalah kondisi kadar insulin masih tergolong normal tapi tidak efektif, sehingga menunjukkan gejala kekurangan insulin.

Tingkat kadar glukosa darah menentukan apakah seseorang menderita DM atau bukan bisa dilihat dari tabel di bawah ini:
Kadar Glukosa Bukan DM Belum Pasti DM DM
Plasma Vena <100> 200 mg/dl
Plasma Kapiler <100> 200 mg/dl

Sel-sel memerlukan insulin agar gula yang ada di dalam darah dapat masuk ke dalam sel dan dipakai sebagai sumber energi. Bila jumlah insulin kurang, tentu saja gula tidak dapat diserap ke dalam sel dan tetap beredar di dalam darah. Akibatnya kadar gula darah menjadi tinggi. Penderita yang mengalami keadaan ini disebut sebagai penderita DM tipe I.

Ada keadaan lain di mana jumlah insulin sebenarnya cukup, atau berkurang sedikit, tapi sel-sel tubuh tidak dapat memanfaatkannya secara baik. Keadaan ini disebut resistensi insulin. Penderita yang mengalami resistensi insulin dan atau defisiensi insulin relatif disebut sebagai penderita DM tipe II.

Selain kedua tipe tersebut, sesungguhnya masih ada tipe-tipe lain seperti diabetes gestasional (diabetes pada kehamilan). Walaupun berbeda-beda tipe, para penderita ini memiliki kesamaan yaitu kadar gula yang tinggi dalam darah. Dari semua tipe DM yang ada, DM tipe II memiliki jumlah penderita terbanyak.

Ada beberapa keluhan yang sangat dikenali sejak zaman dahulu kala dan dianggap sebagai keluhan yang khas yaitu banyak kencing (poliuria), banyak minum (polidipsia), banyak makan (polifagia) dan berat badan yang menurun dengan cepat.

Selain keluhan-keluhan di atas, masih banyak keluhan (yang sebenarnya tidak spesifik) yang dihubungkan dengan penyakit kencing manis. Keluhan-keluhan itu misalnya sering bisulan, gatal-gatal pada kulit dan kemaluan, keputihan, cepat lelah, sering mengantuk, kesemutan dan lain-lain. Gejala-gejala ini memang berhubungan dengan penyakit kencing manis yang diderita.

Dari hasil lab yang menunjukkan puasa 110-125 dan tidak puasa 200-225, sebenarnya tergolong tinggi. Tapi, sayang bapak tidak menyebutkan berapa usia dan berat badan bapak. Karena kedua, hal tersebut, bisa mempengaruhi kadar gula dalam tubuh.

Ada beberapa cara untuk menurunkan kadar gula yang efektif adalah dengan melakukan puasa sunnah, baik itu puasa Senin Kamis atau puasa Nabi Daud. Puasa ini tidak hanya menetralisir racun dalam tubuh, tapi juga sekaligus merekonstruksi organ-organ dan sel-sel yang sudah rusak, termasuk pankreas, tempat di mana insulin dibuat.

Melakukan tatalaksana makanan, dalam hal ini diet yang dikelola dengan nutrisi berimbang sangat bermanfaat untuk menurunkan kada gula. Ada baiknya bapak berkonsultasi ke bagian gizi untuk memperoleh informasi mengenai nutrisi berimbang.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah olahraga teratur selama 30 menit setiap hari. Olahraga paling mudah dan murah, jalan kaki misalnya, sangat membantu melancarkan peredaran darah dalam tubuh, sehingga mencegah terjadinya pembekuan darah dalam pembuluh darah, yang tentunya sangat berbahaya jika hal ini terjadi.

Herba atau tanaman obat yang cocok untuk kencing manis adalah: Brotowali, lidah buaya, mahoni, Salam, Sambiloto, Mengkudu, Asam dan Kumis Kucing. Bila ingin menggunakan lidah buaya bisa langsung dimakan dagingnya setelah dikupas lebih dahulu atau dibuat jus. Sedangkan tanaman yang lain, harus direbus, lalu diminum airnySuatu kumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan adanya peningkatan gula (glukosa darah) akibat kekurangan insulin.
Insulin dihasilkan oleh sel Beta pada pangkreas, sangat penting untuk menjaga tingkat kadar glukosa darah. Bila terjadi gangguan pada pangkreas, maka insulin baik secara kualitas maupun kuantitas akan terganggu dan kadar glukosa darah cenderung naik.

Penyebab Diabetes Mellitus
Faktor lingkungan
- Virus (virus morbili)
- Obat obatan (golongan kortikosteroid)
- Toksisitas / keracunan (insektisida)
- dan lain - lain

Faktor genetik / keturunan
- Faktor pemicu
- Kelebihan makan
- Kegemukan
- Stress
- Serangan Jantung, liver kronik
- dan lain - lain

Gejala Diabetes Mellitus
- Akut / mendadak
- Gejala awal adalah 3 P :
- Banyak makan (Polifagia)
- Banyak minum (Polidipsia)
- Banyak kencing (Poliuria )
- Berat badan penderita biasanya naik karena insulin masih mencukupi
- Bila tidak segera diobati, insulin berkurang dan timbul :
- 2 P (Polidipsia dan Poliuria)
- Nafsu makan berkurang (berat badan turun 5 -10 kg dalam waktu 2 - 4 minggu)
- Mudah lelah
- Bila tidak segera diobati dapat timbul koma (koma diabetik)

Kronik / menahun
- Kesemutan, rasa tebal di kulit, kulit terasa panas, atau seperti tertusuk - tusuk jarum, kram
- Mudah lelah dan mudah mengantuk
- Mata kabur, biasanya sering berganti kacamata
- Gatal disekitar kemaluan, terutama pada wanita
- Gigi mudah goyah dan mudah lepas
- Kemampuan seksual menurun, bahkan impotent
- Ibu hamil sering mengalami keguguran, atau berat bayi yang dilahirkan lebih dari 4 kg


Serbuk Beras Merah Natural, terbuat dari beras merah alami yang kaya akan kandungan serat
Salah satu gejala khas pada penderita diabetes adalah polifagi (banyak makan/sering lapar). Kandungan serat SBMN membantu mengurangi rasa lapar, karena dalam saluran pencernaan serat akan dirubah menjadi gel dan dicerna dalam waktu yang lebih lama. Menuruti nafsu makan yang terus menerus dan tidak terkontrol dapat menyebabkan kenaikan kadar gula darah
Konsumsi Serbuk Beras Merah Natural secara teratur dapat membantu mempertahankan kadar gula darah tetap dalam batas normal
Sangat baik digunakan untuk kombinasi makanan bagi penderita diabetes
Aturan pemakaian:
1. Menjaga kondisi tubuh 3 x 1 hari
2. Masa penyembuhan 3 x 1 hari
3. Sakit kronis 3 x 1 hari
4. Anak - anak 3 x 1 hari
Pagi dan siang sebelum makan
Malam sebelum tidur

Bahan makanan yang dilarang
Gula pasir, gula jawa, madu, sirup, selai, susu kental manis, kue - kue manis, dodol, kecap manis, abon manis, dendeng manis, makanan dalam kaleng, dan lain lain

Bahan makanan yang dibatasi
Nasi, kentang, singkong, jagung, mie, bihun, ubi, jenis tepung tepungan, kecap asin, petis, saus, vetsin, buah - buahan, dan lain lain

Komplikasi Diabetes Mellitus
- Penurunan kemampuan seksual
- Komplikasi saraf (Neuropati diabetik)
- Komplikasi ginjal (Nefropati diabetik)
- Penyempitan pembuluh darah di mata (Retinopati diabetik)
- Penurunan imunitas/kekebalan
- Tekanan darah tinggi(Hipertensi)
- PJK (Penyakit Jantung Koroner atau penyempitan pembuluh darah jantung)
- Luka pada ujung jari, menghitam dan menjadi borok (Gangren diabetik)
- Batu empedu simptomatik

Diabetes merupakan penyakit yang bersifat laten, yaitu dapat menyerang kembali jika kita tidak berhati hati dalam menjaga dan menanggulangi faktor resiko penyebab diabetes.a. Bisa dicampur dua atau tiga tanaman sekaligus.

Diabet atau kencing Manis adalah penyakit metabolisme yang ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah.

Sejarah

Banyak orang awam menganggap bahwa penyakit Diabet adalah penyakit baru, bahkan adakalanya menganggap penyakit tersebut identik dengan makan kentang dan akhirnya potong kaki. Menurut catatan sejarah, sebenarnya penyakit Diabet sudah dikenal sejak ribuan tahun sebelum masehi. Ketika itu pula para ahli di jamannnya telah mengupayakan obat penyembuhnya.

• Papirus Ebers, Mesir (1500 SM): mengobati Penyakit sering Kencing • Sushrutha, India (400 SM): Penyakit Kencing Madu • Areteus (81-138 SM): Memberi nama Diabetes Mellitus. Beliaulah yang kemudian disebut Bapak Diabetes Mellitus.

Gejala awal:

• Banyak minum / mudah haus • Banyak kencing • Banyak makan / mudah lapar

Gejala lanjutan:

• Banyak minum / mudah haus • Banyak kencing • Berat badan menurun • Mudah lelah

Seseorang didiagnosa Diabet, bila:

• Ada Gejala, dan Kadar Gula Darah Puasa > 120 mg/dl; atau Kadar Gula 2 jam sesudah makan > 200 mg/dl atau Kadar Gula Darah sewaktu > 200 mg/dl • Tidak ada Gejala, tetapi pada pemeriksaan Laboratorium, didapatkan: Gula Darah Puasa > 120 dan Kadar Gula 2 jam sesudah makan > 200 mg/dl; atau Gula Darah Puasa > 120 mg/dl dan Kadar Gula sewaktu > 200 mg/dl; atau Gula darah 2 jam sesudah makan > 200 mg/dl dan Gula Darah sewaktu > 200 mg/dl

Bila gula tidak terkontrol atau tidak diobati, maka akan timbul gejala kronis, berupa:

• Banyak minum / mudah haus • Banyak kencing, disertai dengan tanda-tandalain, diantaranya: • Sering kesemutan • Kulit terasa panas dan tebal • Kram dan mudah capai, • Mudah mengantuk • Mata menjadi kabur • Gatal sekitar kemaluan, terutama wanita • Gigi mudah goyah dan mudah lepas • Kemampuan sex menurun • Para ibu hamil sering mengalami keguguran atau kematian janin dalam kandungan, atau melahirkan dengan bayi berat lahir > 4 kg.
Penyakit Diabet / Kencing Manis kebanyakan adalah penyakit keturunan, bukan penyakit menular. Bisa juga karena sebab lain, misalnya: • Terlalu lama minum obat tertentu • Terkena infeksi virus, dll Penyakit Diabet tidak harus dijadikan ” Momok “, asalkan: • Kontrol Gula Darah secara teratur • Minum obat sesuai dosis yang dianjurkan • Diet sesuai anjuran • Olahraga sesuai kemampuan • Berdo’a

Bila penderita Diabet dapat merawat dirinya dengan baik, maka insya Allah akan dapat hidup bahagia bersama Diabet. Bila diremehkan , komplikasi dapat menyerang seluruh anggota tubuh.

Kepada penderita Diabet dihimbau agar: • Memerangi Diabet dengan cara mencegah dan merawatnya sedini mungkin • Memerangi Diabet yang sudah menunjukkan komplikasi dengan cara mengobatinya dengan baik dan teratur agar komplikasi tidak berkelanjutan Komplikasi Diabet: • Komplikasi Akut (komplikasi yang segera terjadi dalam waktu penedk): Hipoglikemi (kekurangan glukosa / gula). Gejalanya: lapar, gemetar, keringat dingin, pusing, dll. Penanggulangan: makan roti, pisang dll • Koma Diabetik ( glukosa terlalu tinggi ). Gejalanya: nafsu makan menurun, haus, minum banyak, kencing banyak, mual, muntah, napas cepat. Penanggulangan: Segera ke Rumah Sakit • Komplikasi Kronik (komplikasi yang muncul dalm waktu yang lama, bila kadar gula tidak terkontrol)
Bila lengah, dapat terjadi komplikasi kronik yang menyerang seluruh tubuh, dari rambut sampai ujung kaki termasuk alat tubuh di dalamnya. Bila perawatan tertib dan teratur, komplikasi tidak akan muncul.

Apa saja komplikasinya?

• Rambut : menipis, mudah rontok • Telinga : berdesing, pendengaran menurun • Mata : makin kabur, mata terasa kering, dll • Lidah : terasa tebal, kenikmatan terganggu • Ludah : mengental, mulut terasa kering • Gigi : mudah goyah • Paru : bila batuk lama • Jantung : mudah terkena penyakit jantung koroner • Lever : mudah terkena penyakit hati • Perut : mudah kembung, dll • Ginjal : mudah terkena gangguan fungsi ginjal • Kandung kemih: sering ngompol • Seksual : menurun • Urat syaraf : kesemutan, rasa tebal, kram, ngilu dll • Pembuluh darah: mengecil dan mudah timbul borok • Kulit : mudah bisulan
Diit Diabet

Penderita Diabet secara umum harus mengurangi makanan dan minuman yang mengandung gula. Jadwal makan: 3 kali makanan utama dan 3 kali makanan antara (snack)

DEABETES
Bila mengacu pada kedokteran barat, diabetes melitus tidak dapat disembuhkan. Sebaliknya, kedokteran timur menilai kesembuhan sebagai hilangnya gejala, dan itu dapat diwujudkan. Apa lagi perbedaan pandangan barat dan timur tentang diabetes? Studi populasi yang dilakukan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) tahun 2005 menemukan, jumlah pengidap diabetes melitus (DM) tipe II di Indonesia mencapai peringkat keempat setelah India (31,77 juta), Cina (20,8 juta), dan Amerika Serikat (17,7 juta). Di Indonesia, diabetesi terhitung sekitar 8,6 juta orang. Tentu ini masalah serius. Selain obat, yang terpenting bagi pasien, yakni merancang kembali pola hidup, terutama pola makan dan olahraga. Ada yang bisa mempertahankan kualitas hidup hanya lewat diet. Tak sedikit pula yang bergantung pada obat maupun insulin sepanjang hidup. Di sisi lain, teknik pengobatan tradisional atau kuno juga makin merebak, termasuk untuk mengatasi diabetes. Teknik penyembuhan yang sudah digunakan selama ribuan tahun ini lebih memanfaatkan khasiat tanaman untuk obat (herbal) serta penyeimbangan energi pada organ. Sebenarnya apa yang membedakan kedokteran modern (barat) dan timur (tradisional) dalam menyikapi penyakit kencing manis? Menurut pandangan kedokteran modern, diabetes adalah sekumpulan gejala yang ditandai meningkatnya kadar gula darah hingga melebihi batas normal. Menurut Prof. Askandar Tjokroprawiro, Sp.PD, keadaan ini terjadi akibat tubuh kurang insulin, baik secara absolut maupun relatif. Absolut artinya insulin tidak diproduksi sama sekali oleh sel beta di pankreas. Relatif artinya insulin masih diproduksi meski hanya sedikit. Penyakit yang bersifat menahun, kronis, dan menyerang pria maupun wanita ini ditandai oleh munculnya rasa haus, sering kencing, banyak makan tetapi berat badan menurun, gatal-gatal, kesemutan, kulit kering, dan badan lemah. Ada dua kelompok DM, tipe 1 dan 2. DM tipe 1 umumnya timbul pada anak-anak dan pasien tergantung suntikan insulin dari luar karena pankreas sama sekali tidak membuat insulin. DM tipe 2 tak tergantung insulin. Kebanyakan timbul pada kalangan usia 40-an tahun ke atas. Menurut kedokteran modern, DM pada dasarnya tak bisa disembuhkan. Sejak awal pasien harus diingatkan untuk mencegah kemungkinan timbulnya komplikasi kronis, berupa gangguan ginjal, jantung, mata, stroke, sampai disfungsi ereksi, melalui gaya hidup sehat dan wajar. Pilar utama pengelolaan DM dalam kedokteran modern antara lain perencanaan makan, latihan jasmani, asupan obat hipoglikemik, penyuluhan, dan pemantauan mandiri kadar glukosa darah atau urin. Kelima pilar ini memiliki tujuan utama, mengontrol dan menormalkan kadar gula darah. Kelima pilar mesti dijalankan seumur hidup untuk mengulur waktu agar komplikasi tidak berlangsung serentak dan cepat. Pandangan kedokteran timur mengenai diabetes, dalam hal ini diwakili oleh pengobatan tradisional Cina (Traditional Chinese Medicine-TCM), sebagai xiao ke. Xiao artinya menghabiskan (cairan), ke berarti haus. Ada empat gejala xiaoke, yang dikenal dengan tiga tambah satu kurang. Gejala ini persis gejala DM, yakni nafsu makan meningkat, penderita selalu ingin minum (rasa haus meningkat), dan banyak kencing (pengeluaran cairan bertambah). Yang terakhir, berat badan bekurang. Dr. Wiliam Adi Teja, MD, MMed., spesialis penyakit dalam lulusan Universitas Beijing, Cina, menyatakan sindroma xiaoke dibagi menjadi tiga, xiao atas, tengah, dan bawah. Termasuk xiao atas kalau gejala yang dominan adalah banyak minum. Dikategorikan xiao tengah bila gejala yang dominan banyak makan, xiao bawah jika gejala yang dominan adalah banyak kencing. Apabila semua gejala dominan, semua kategori masuk. Sindroma xiaoke atas terjadi karena gangguan pada paru, xiaoke tengah disebabkan adanya gangguan limpa dan lambung, dan xiaoke bawah akibat gangguan ginjal. Menurut Dr. Wiliam, faktor penyebab xiaoke adalah kurangnya yin pada ginjal, paru, limpa, dan lambung, sehingga organ tersebut seperti terbakar dan akibatnya menghabiskan cairan (xiaoke). Dalam kedokteran barat, fokus terapi DM pada pengontrolan gula darah atau penambahan insulin. Pada TCM, fokusnya menghilangkan gejala dengan sasaran utama organ penyebabnya. Gejala haus berlebihan, banyak minum, sering kencing, badan lemah, ujung lidah merah, lidah berselaput tipis warna kuning, nadi cepat dan kuat misalnya merupakan manifestasi buruknya fungsi paru. ?Jadi, bagian inilah yang diperbaiki,? ujar Dr.Wiliam. Gejala cepat lapar, nafsu makan meningkat, badan kurus, sembelit, lidah kering, haus, sering minum dan kencing juga merupakan manifestasi adanya panas dan api pada lambung yang menyebabkan pencernaan lebih cepat bekerja dari biasanya. Karena itu, lambung juga jadi sasaran pengobatan. ?Kita bahkan tidak peduli apakah gula darahnya naik atau turun. Kita juga tidak perhatikan soal menambah insulin atau tidak. Yang penting fokus pada perbaikan organ,? tuturnya. Dalam kedokteran modern pasien cenderung diberi obat seumur hidup dan suntikan insulin (penderita DM tipe I). Pada TCM, langkah yang sering diambil adalah memberikan ramuan herbal untuk tonifikasi dan tusukan jarum (akupuntur) untuk mengembalikan fungsi organ. ?Sampai gejala itu menghilang, yang artinya organ berfungsi secara seimbang kembali,? ujar Dr.Wiliam. Tindakan penusukan jarum pada kedokteran modern merupakan langkah kontradiktif karena pasien sebenarnya tak boleh terluka. Namun, menurut Dr. Wiliam, jarum akupuntur yang dipakai tidak akan melukai pasien. ?Jarumnya lembut dan tipis sekali,? katanya. Separah apa pun diabetesnya, kedua terapi itulah yang dijalankan. ?Perbedaannya terletak pada titik-
titik jarum yang diterapkan dan ramuannya. Tidak setiap kasus diberi ramuan sama dan tusukan jarum yang sama. Setiap kasus memiliki ukuran, jenis ramuan juga titik-titik tusukan tersendiri. Jadi, memang tidak mudah dan rumit,? paparnya. Selain ramuan dan akupuntur, mirip kedokteran modern, pasien juga diminta memperhatikan hal lain seperti makan dan aktivitas fisik. Bedanya, pasien tidak dianjurkan berpantang apa pun, termasuk gula. ?Makan seperti biasa, tetap beraktivitas, menjaga perilaku dan emosi. Asal tidak berlebihan, nggak masalah,? ujar dokter yang berpraktik di Utomo Chinese Medical Center, di Jl. Pinangsia Raya, Jakarta Barat ini. Soal kesembuhan, menurut Dr. Wiliam, agak berbeda dengan pandangan kedokteran modern yang menyatakan DM tidak bisa disembuhkan. Dalam TCM, konsep sembuh didasarkan pada hilangnya gejala. Jadi, bila beragam gejala xiaoke hilang, artinya persoalan pada organ yang terkait sudah tidak perlu dikhawatirkan. Bila gejala itu muncul lagi, berarti sakitnya kambuh. ?Itu hal wajar. Semua penyakit bisa muncul lagi atau kambuh, seperti kalau lengan kita patah. Bukan tidak mungkin lengan ini akan patah lagi, ?kan?? katanya. @ Abdi
Apa sih Diebetes mellitus? Ini adalah suatu penyakit di mana kadar glukosa (gula sederhana) di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara cukup. Insulin adalah hormon yang dilepaskan oleh pankreas, yang bertanggungjawab dalam mempertahankan kadar gula darah yang normal. Insulin memasukkan gula ke dalam sel sehingga bisa menghasilkan energi atau disimpan sebagai cadangan energi.
Fakta membuktikan setiap 10 detik akan terdapat seorang penderita diabetes meninggal di seluruh dunia, bersamaan dengan itu terdapat sekitar dua orang penderita baru diabetes. Penyakit kencing manis merupakan sejenis penyakit umum kronis yang tidak menular. Penyakit itu disebabkan pankreas manusia kekurangan sekresi insulin keturunan, setelah lahir atau disebabkan ketidakseimbangan fungsi insulin.
Bahaya diabetes sangat besar dan dapat memungkinkan penderita lemah ginjal, menjadi buta, menderita penyakit bagian kaki dan banyak komplikasi yang serius dan menyebabkan tingkat kematian yang tinggi. Pasien diabetes menghadapi bahaya setiap harinya karena kadar gula darah yang tidak terkontrol. Glukosa darah mengandung kadar yang berubah-ubah sepanjang hari, terutama pada saat makan, beraktifitas, dan bahkan jika Anda sedang minum obat diabetes. Penelitian medis membuktikan bahwa ketika kadar glukosa darah sangat tinggi - berada pada zona bahaya - maka banyak orang yang menderita penyakit diabetes akan terserang penyakit jantung. Penelitian menunjukkan delapan dari 10 orang yang mengidap penyakit diabetes terkena serangan jantung.
Mereka yang memiliki risiko tinggi terkena diabetes adalah yang memiliki riwayat keluarga pengidap diabetes. Hal ini biasa terjadi ketika seseorang memasuki usia di atas 40 tahun, mengalami kegemukan, terkena tekanan darah tinggi, selain tentu saja menggunakanpola makan yang salah.
Jumlah penderita diabetes di daerah perkotaan di Indonesia pada tahun 2003 adalah 8,2 juta orang, sedangkan di daerah pedesaan 5,5 juta orang. Diperkirakan satu dari delapan orang di Jakarta mengidap diabetes. Tingginya jumlah penderita di daerah perkotaan, antara lain disebabkan karena perubahan gaya hidup masyarakatnya.
Adapun tanda-tanda dari diabetes:
- Selalu Haus
- Sering buang air kecil
- Penurunan berat badan meskipun selera makan meninngkat
- Luka sulit / lambat untuk sembuh
- Gatal terutama pada kemaluan
Sangat disayangkan bahwa banyak penderita diabetes yang tidak menyadari dirinya mengidap penyakit yang lebih sering disebut penyakit gula atau kencing manis. Hal ini mungkin disebabkan minimnya informasi di masyarakat tentang diabetes terutama gejala-gejalanya.
Sebagian besar kasus diabetes adalah diabetes tipe 2 (dua) yang disebabkan faktor keturunan. Tetapi faktor keturunan saja tidak cukup untuk menyebabkan seseorang terkena diabetes karena risikonya hanya sebesar 5 persen. Ternyata diabetes tipe 2 lebih sering terjadi pada orang yang mengalami obesitas alias kegemukan akibat gaya hidup yang dijalaninya.
Menurut data WHO (World Health Organization), Indonesia menempati urutan ke-4 terbesar dalam jumlah penderita Diabetes Mellitus di dunia. Pada tahun 2000 yang lalu saja, terdapat sekitar 5,6 juta penduduk Indonesia yang mengidap diabetes. Diabetes merupakan penyakit yang memiliki komplikasi (menyebabkan terjadinya penyakit lain) yang paling banyak. Hal ini berkaitan dengan kadar gula darah yang tinggi terus menerus, sehingga berakibat rusaknya pembuluh darah, saraf dan struktur internal lainnya. Zat kompleks yang terdiri dari gula di dalam dinding pembuluh darah menyebabkan pembuluh darah menebal dan mengalami kebocoran. Akibat penebalan ini maka aliran darah akan berkurang, terutama yang menuju ke kulit dan saraf.
Kadar gula darah yang tidak terkontrol juga cenderung menyebabkan kadar zat berlemak dalam darah meningkat, sehingga mempercepat terjadinya aterosklerosis (penimbunan plak lemak di dalam pembuluh darah). Aterosklerosis ini 2-6 kali lebih sering terjadi pada penderita diabetes. Sirkulasi darah yang buruk ini melalui pembuluh darah besar (makro) bisa melukai otak, jantung, dan pembuluh darah kaki (makroangiopati), sedangkan pembuluh darah kecil (mikro) bisa melukai mata, ginjal, saraf dan kulit serta memperlambat penyembuhan luka.
Penderita diabetes bisa mengalami berbagai komplikasi jangka panjang jika diabetesnya tidak dikelola dengan baik. Komplikasi yang lebih sering terjadi dan mematikan adalah serangan jantung dan stroke. Kerusakan pada pembuluh darah mata bisa menyebabkan gangguan penglihatan akibat kerusakan pada retina mata (retinopati diabetikum). Kelainan fungsi ginjal bisa menyebabkan gagal ginjal sehingga penderita harus menjalani cuci darah (dialisa).
Gangguan pada saraf dapat bermanifestasi dalam beberapa bentuk. Jika satu saraf mengalami kelainan fungsi (mononeuropati), maka sebuah lengan atau tungkai biasa secara tiba-tiba menjadi lemah. Jika saraf yang menuju ke tangan, tungkai dan kaki mengalami kerusakan (polineuropati diabetikum), maka pada lengan dan tungkai bisa dirasakan kesemutan atau nyeri seperti terbakar dan kelemahan.
Kerusakan pada saraf menyebabkan kulit lebih sering mengalami cedera karena penderita tidak dapat meradakan perubahan tekanan maupun suhu. Berkurangnya aliran darah ke kulit juga bisa menyebabkan ulkus (borok) dan semua penyembuhan luka berjalan lambat. Ulkus di kaki bisa sangat dalam dan mengalami infeksi serta masa penyembuhannya lama sehingga sebagian tungkai harus diamputasi.
Umumnya, penderita diabetes mengetahui dirinya mengidap diabetes setelah terjadi komplikasi.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kasihi, baru-baru ini, didiagnosa menderita penyakit diabetes, yang lebih sering disebut penyakit gula atau kencing manis, tentulah Anda diselimuti berbagai perasaan. Ketakutan, kemarahan, penolakan, rasa frustrasi, depresi dan ketidak pastian adalah beberapa perasaan yang normal dialami oleh Anda. Tetapi, jangan menjadi panik. Anda tidaklah seorang diri.
Artikel ini dibuat untuk menenangkan anda dan mengajarkan anda bagaimana hidup bersama dan mengatasi penyakit diabetes anda dan bagaimana menguasai emosi-emosi anda ketika diagnosa awal mengenai penyakit diabetes diberikan oleh tim kesehatan anda.
APAKAH PENYAKIT DIABETES ?
Diabetes adalah suatu penyakit dimana tubuh tidak dapat menghasilkan atau menggunakan insulin dengan baik. Insulin adalah hormon yang dihasilkan oleh pankreas yang dibutuhkan untuk mengubah gula dan makanan lainnya menjadi energi yang diperlukan untuk kehidupan sehari-hari.
Diabetes itu seperti rayap, bekerja diam-diam merusak organ di dalam tubuh. Penyakit ini termasuk penyakit yang tidak dapat disembuhkan sepenuhnya. Diabetes sering disebut sebagai “The Silent Killer”.
Namun, sebenarnya komplikasinya yang mematikan, bukan diabetesnya. Setiap 10 detik, di dunia, orang meninggal akibat komplikasi yang ditimbulkan.
Beberapa jenis penyakit diabetes
Diabetes tipe 1
Jenis diabetes ini disebabkan karena kegagalan pankreas untuk memproduksi insulin.
Diabetes tipe 1 ini banyak ditemukan pada anak-anak dan remaja.
Jika Anda mendapati anak Anda memiliki penyakit diabetes, pastilah Anda sangat terkejut. Kehidupan Anda tiba-tiba seperti diputar balikkan oleh suntikan-suntikan / injeksi, perhatian yang lebih besar akan glukosa / gula darah yang rendah dan kekuatiran akan dapatkah anak Anda pergi ke sekolah atau menghabiskan waktunya bersama teman-temannya pada malam hari.
Berbagai rasa emosi dan pertanyaan-pertanyaan timbul di benak Anda. Apa yang akan dikatakan anak Anda kepada teman-temannya? Apa yang Anda akan katakan kepada guru-guru dan para pengasuh anak Anda ? Apakah ada orang tua lain yang pernah mengalami seperti yang Anda alami saat ini? Bagaimana cara mereka mengatasinya?
Seseorang yang menderita penyakit diabetes tipe 1 memiliki risiko yang lebih besar terkena komplikasi penyakit lainnya yang cukup serius, seperti penyakit jantung, stroke, gangguan penglihatan/kebutaan akibat kerusakan pada retina mata, kerusakan syaraf, kelainan fungsi ginjal yang mengakibatkan gagal ginjal sehingga penderita harus menjalani cuci carah dan memperlambat penyembuhan luka.
Diabetes tahap awal
Sebelum masuk dalam kategori penyakit diabetes tipe 2, setiap orang terlebih dahulu memiliki diabetes tahap awal / pre-diabetes, yaitu suatu kondisi yang terjadi ketika kadar gula darah seseorang lebih tinggi dari normal, tetapi belum cukup tinggi untuk dikategorikan sebagai penderita penyakit diabetes.
Diabetes tipe 2
Diabetes tipe 2 merupakan jenis penyakit diabetes yang umum atau yang paling banyak diderita. Jenis diabetes ini disebabkan karena tubuh tidak dapat memberikan respon yang baik atas insulin yang diproduksi oleh pankreas.
Ternyata, diabetes tipe 2 lebih sering terjadi pada orang yang mengalami obesitas alias kegemukan (dimana berat badan kelebihan minimal 20% dari berat badan idaman) akibat gaya hidup yang dijalaninya, misalnya suka makan makanan yang berlemak dan manis, tetapi kurang berolah raga. Lemak yang berlebih akan menyebabkan resistensi terhadap insulin.
Diabetes yang terjadi pada wanita hamil.
Diabetes tipe ini dialami oleh kurang lebih 4% wanita-wanita hamil.
GEJALA PENYAKIT DIABETES
Gejala diabetes, seperti banyak makan (polifagi), banyak minum (polidipsi) dan sering buang air kecil (poliuri), bukanlah gejala-gejala yang menakutkan. Akibatnya, banyak orang yang tidak memeriksakan dirinya ke dokter.
PENYEBAB PENYAKIT DIABETES
Penyebab diabetes tetaplah menjadi sebuah misteri, walaupun faktor keturunan (memiliki riwayat keluarga yang mengidap diabetes) dan lingkungan hidup seperti kegemukan, tekanan darah tinggi, pola makan yang salah dan kurangnya berolah raga, tampaknya memainkan peranan utama.
Penelitian menunjukkan bahwa kegemukan berhubungan dengan waktu yang dihabiskan di depan TV dan komputer. Menonton TV akan menyebabkan tidak bergerak juga berpengaruh terhadap pola makan mengemil.
Bagaimana cara mengatasi kegemukan untuk menghindari diabetes?
1. Membiasakan diri untuk hidup sehat
2. Biasakan diri berolahraga secara teratur
3. Hindari menonton TV atau main komputer terlalu lama
4. Jangan mengkonsumsi permen, coklat, atau snack dengan kandungan garam yang tinggi.
5. Hindari makanan siap saji dengan kandungan kadar karbohidrat dan lemak tinggi.
6. Konsumsi sayuran dan buah-buahan.
DETEKSI DIABETES
Untuk menentukan apakah seseorang menderita penyakit diabetes atau tidak, tim kesehatan menyarankan seseorang untuk melakukan Fasting Plasma Glucose Test (FPG), karena test ini mudah dilakukan, cepat dan biayanya tidak terlalu mahal. Seseorang dikatakan menderita penyakit diabetes tahap awal jika berdasarkan hasil test FPG kadar gula dalam darahnya berada diantara 100 dan 125 mg/dl. Sedangkan, seseorang akan dikatakan sudah menderita penyakit diabetes jika kadar gula dalam darahnya berada pada 126 mg/dl atau lebih tinggi.
Studi populasi yang dilakukan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) tahun 2005 menemukan, jumlah pengidap diabetes melitus (DM) tipe II di Indonesia mencapai peringkat keempat setelah India (31,77 juta), Cina (20,8 juta), dan Amerika Serikat (17,7 juta). Di Indonesia, diabetesi terhitung sekitar 8,6 juta orang.

Tentu ini masalah serius. Selain obat, yang terpenting bagi pasien, yakni merancang kembali pola hidup, terutama pola makan dan olahraga. Ada yang bisa mempertahankan kualitas hidup hanya lewat diet. Tak sedikit pula yang bergantung pada obat maupun insulin sepanjang hidup.

Di sisi lain, teknik pengobatan tradisional atau kuno juga makin merebak, termasuk untuk mengatasi diabetes. Teknik penyembuhan yang sudah digunakan selama ribuan tahun ini lebih memanfaatkan khasiat tanaman untuk obat (herbal) serta penyeimbangan energi pada organ.

Sebenarnya apa yang membedakan kedokteran modern (barat) dan timur (tradisional) dalam menyikapi penyakit kencing manis? Menurut pandangan kedokteran modern, diabetes adalah sekumpulan gejala yang ditandai meningkatnya kadar gula darah hingga melebihi batas normal.

Menurut Prof. Askandar Tjokroprawiro, Sp.PD, keadaan ini terjadi akibat tubuh kurang insulin, baik secara absolut maupun relatif. Absolut artinya insulin tidak diproduksi sama sekali oleh sel beta di pankreas. Relatif artinya insulin masih diproduksi meski hanya sedikit.

Penyakit yang bersifat menahun, kronis, dan menyerang pria maupun wanita ini ditandai oleh munculnya rasa haus, sering kencing, banyak makan tetapi berat badan menurun, gatal-gatal, kesemutan, kulit kering, dan badan lemah.

Ada dua kelompok DM, tipe 1 dan 2. DM tipe 1 umumnya timbul pada anak-anak dan pasien tergantung suntikan insulin dari luar karena pankreas sama sekali tidak membuat insulin. DM tipe 2 tak tergantung insulin. Kebanyakan timbul pada kalangan usia 40-an tahun ke atas.

Menurut kedokteran modern, DM pada dasarnya tak bisa disembuhkan. Sejak awal pasien harus diingatkan untuk mencegah kemungkinan timbulnya komplikasi kronis, berupa gangguan ginjal, jantung, mata, stroke, sampai disfungsi ereksi, melalui gaya hidup sehat dan wajar.

Pilar utama pengelolaan DM dalam kedokteran modern antara lain perencanaan makan, latihan jasmani, asupan obat hipoglikemik, penyuluhan, dan pemantauan mandiri kadar glukosa darah atau urin.

Kelima pilar ini memiliki tujuan utama, mengontrol dan menormalkan kadar gula darah. Kelima pilar mesti dijalankan seumur hidup untuk mengulur waktu agar komplikasi tidak berlangsung serentak dan cepat.

Pandangan kedokteran timur mengenai diabetes, dalam hal ini diwakili oleh pengobatan tradisional Cina (Traditional Chinese Medicine-TCM), sebagai xiao ke. Xiao artinya menghabiskan (cairan), ke berarti haus.

Ada empat gejala xiaoke, yang dikenal dengan tiga tambah satu kurang. Gejala ini persis gejala DM, yakni nafsu makan meningkat, penderita selalu ingin minum (rasa haus meningkat), dan banyak kencing (pengeluaran cairan bertambah). Yang terakhir, berat badan bekurang.

Dr. Wiliam Adi Teja, MD, MMed., spesialis penyakit dalam lulusan Universitas Beijing, Cina, menyatakan sindroma xiaoke dibagi menjadi tiga, xiao atas, tengah, dan bawah.

Termasuk xiao atas kalau gejala yang dominan adalah banyak minum. Dikategorikan xiao tengah bila gejala yang dominan banyak makan, xiao bawah jika gejala yang dominan adalah banyak kencing. Apabila semua gejala dominan, semua kategori masuk.

Sindroma xiaoke atas terjadi karena gangguan pada paru, xiaoke tengah disebabkan adanya gangguan limpa dan lambung, dan xiaoke bawah akibat gangguan ginjal. Menurut Dr. Wiliam, faktor penyebab xiaoke adalah kurangnya yin pada ginjal, paru, limpa, dan lambung, sehingga organ tersebut seperti terbakar dan akibatnya menghabiskan cairan (xiaoke).

Dalam kedokteran barat, fokus terapi DM pada pengontrolan gula darah atau penambahan insulin. Pada TCM, fokusnya menghilangkan gejala dengan sasaran utama organ penyebabnya.

Gejala haus berlebihan, banyak minum, sering kencing, badan lemah, ujung lidah merah, lidah berselaput tipis warna kuning, nadi cepat dan kuat misalnya merupakan manifestasi buruknya fungsi paru. ?Jadi, bagian inilah yang diperbaiki,? ujar Dr.Wiliam.

Gejala cepat lapar, nafsu makan meningkat, badan kurus, sembelit, lidah kering, haus, sering minum dan kencing juga merupakan manifestasi adanya panas dan api pada lambung yang menyebabkan pencernaan lebih cepat bekerja dari biasanya. Karena itu, lambung juga jadi sasaran pengobatan.

?Kita bahkan tidak peduli apakah gula darahnya naik atau turun. Kita juga tidak perhatikan soal menambah insulin atau tidak. Yang penting fokus pada perbaikan organ,? tuturnya.

Dalam kedokteran modern pasien cenderung diberi obat seumur hidup dan suntikan insulin (penderita DM tipe I). Pada TCM, langkah yang sering diambil adalah memberikan ramuan herbal untuk tonifikasi dan tusukan jarum (akupuntur) untuk mengembalikan fungsi organ. ?Sampai gejala itu menghilang, yang artinya organ berfungsi secara seimbang kembali,? ujar Dr.Wiliam.

Tindakan penusukan jarum pada kedokteran modern merupakan langkah kontradiktif karena pasien sebenarnya tak boleh terluka. Namun, menurut Dr. Wiliam, jarum akupuntur yang dipakai tidak akan melukai pasien. ?Jarumnya lembut dan tipis sekali,? katanya.

Separah apa pun diabetesnya, kedua terapi itulah yang dijalankan. ?Perbedaannya terletak pada titik-titik jarum yang diterapkan dan ramuannya. Tidak setiap kasus diberi ramuan sama dan tusukan jarum yang sama. Setiap kasus memiliki ukuran, jenis ramuan juga titik-titik tusukan tersendiri. Jadi, memang tidak mudah dan rumit,? paparnya.

Selain ramuan dan akupuntur, mirip kedokteran modern, pasien juga diminta memperhatikan hal lain seperti makan dan aktivitas fisik. Bedanya, pasien tidak dianjurkan berpantang apa pun, termasuk gula.

?Makan seperti biasa, tetap beraktivitas, menjaga perilaku dan emosi. Asal tidak berlebihan, nggak masalah,? ujar dokter yang berpraktik di Utomo Chinese Medical Center, di Jl. Pinangsia Raya, Jakarta Barat ini.

Soal kesembuhan, menurut Dr. Wiliam, agak berbeda dengan pandangan kedokteran modern yang menyatakan DM tidak bisa disembuhkan. Dalam TCM, konsep sembuh didasarkan pada hilangnya gejala.

Jadi, bila beragam gejala xiaoke hilang, artinya persoalan pada organ yang terkait sudah tidak perlu dikhawatirkan. Bila gejala itu muncul lagi, berarti sakitnya kambuh. ?Itu hal wajar. Semua penyakit bisa muncul lagi atau kambuh, seperti kalau lengan kita patah. Bukan tidak mungkin lengan ini akan patah lagi, ?kan?? katanya. @ Abdi Susanto

pengobatan alami

PENGOBATAN SERBA ALAMI
Serba Alami untuk Pertolongan Pertama
1. Nyeri otot atau persendian
Coba: Jahe
Jahe mengandung gingerol yang bersifat antioksidan atau pelindung tubuh dari radikal bebas dan menekan produksi senyawa penyebab pembengkakan. Studi di Odense University, Denmark membuktikan bahwa 75 persen pasien artritis dan nyeri otot mengalami perbaikan dari nyeri dan pembengkakan setelah mendapat asupan jahe.
Dosis: sepertiga sendok teh jahe bubuk atau satu sendok teh jahe segar dalam minuman atau makanan tiga kali sehari.

2. Migrain
Coba: Ikan laut dalam
Peneliti dari Brown University, AS, mendapatkan bahwa ikan laut dalam kaya akan asam lemak omega 3 yang menghambat produksi prostaglandin dalam tubuh. Prostaglandin adalah hormon seperti zat kimia yang terkait dengan serangan migrain.

3. Napas bau
Coba: Teh hitam
Studi dari University of Illinois, AS, menemukan bahwa senyawa polifenol dalam teh hitam menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.

4. Tekanan darah tinggi
Coba: Seledri
Seledri mengandung 3-n-butyl phthalide, komponen yang tak hanya memberi rasa dan bau khusus pada seledri, tetapi juga mengurangi tekanan darah tinggi. Para peneliti dari University of Chicago, AS, membuktikan bahwa makan seledri setiap hari dapat menurunkan tekanan darah sampai 12 persen.
Dosis: empat batang seledri setiap hari untuk mendapatkan efeknya.

5. Kekebalan tubuh rendah
Coba: Ginseng
Ginseng dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam menghalau demam dan flu. Para peneliti dari University of Milan, Italia, memberi 100 mg tablet ginseng pada sekelompok orang sebelum memberi suntikan antiflu. Hanya 15 persen orang yang kena flu.
Mencegah & Atasi Bau Badan Secara Alami 1 Pekan, 2 Hari yang lalu Karma: 1
Banyak orang yang mempunyai masalah dengan bau badan atau bau keringat yang tidak sedap sehingga mempengaruhi rasa percaya diri. Namun ada juga yang tidak menyadari akan keadaan tubuhnya yang mengeluarkan aroma yang kurang sedap tersebut dan bersikap cuek saja. Bau badan adalah masalah yang peka dan dapat menimbulkan gangguan dalam kehidupan sosial sesorang, baik dalam pergaulan secara umum maupun dengan pasangan. Orang yang mempunyai masalah bau badan seringkali merasa rendah diri atau minder dan membatasi pergaulan. Selain itu, orang lain juga ‘segan’ untuk berdekatan dengannya karena aroma tubuhnya membuat pusing/puyeng. Kondisi tersebut tentunya dapat mengambat dalam pengembangan potensi dirinya.

Aroma tubuh yang dikeluarkan setiap orang bervariasi, ada yang tidak berbau, bau asam sampai yang berbau menyengat. Bau badan umumnya disebabkan oleh pengeluaran keringat yang berlebihan terutama di daerah ketiak. Namun ada juga orang yang aroma tubuhnya tidak sedap walaupun tidak berkeringat dan baunya akan bertambah menyengat ketika berkeringat. Keringat dihasilkan oleh kelenjar keringat, yaitu kelenjar apokrin yang menghasilkan cairan yang kental serta keruh, dan kelenjar ekrin yang menghasilkan cairan yang encer serta jernih, merupakan unsur utama/paling banyak dalam air keringat. Sekresi keringat yang dihasilkan oleh kelenjar apokrin adalah yang sering menimbulkan aroma tubuh yang tidak sedap terutama ketika bercampur dengan bakteri. Pada dasarnya ada orang yang mengeluarkan banyak keringat dan ada juga yang sedikit. Keaktifan kelenjar keringat mempengaruhi jumlah keringat yang diproduksi. Dibandingan dengan bagian tubuh lainnya, kelenjar keringat paling aktif pada kulit ketiak. Pada orang-orang tertentu mempunyai kelenjar keringat yang aktif sejak lahir/bawaan sehingga selalu berkeringat.

Keringat sebenarnya bagian dari mekanisme pengaturan suhu tubuh agar tetap stabil, yaitu sebagai reaksi untuk menyejukan diri. Ketika suhu tubuh meningkat akibat cuaca panas atau kegiatan fisik, kedua kelenjar tersebut akan terstimulasi untuk menghasilkan keringat dan keluar melalui permukaan kulit. Kemudian keringat tersebut mengalami penguapan sehingga panas tubuh berkurang. Produksi keringat yang berlebih juga dapat dipicu oleh faktor ketegangan emosi.

Aroma tubuh yang tidak sedap dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kurang menjaga kebersihan badan, jenis makanan yang dikonsumsi dan adanya ketegangan emosi. Sisa keringat yang tidak menguap yaitu yang dihasilkan oleh kelenjar apokrin akan melekat pada badan, bila dibiarkan lama akan diuraikan oleh bakteri pada tempat tersebut sehingga menimbulkan bau badan yang menyengat. Jenis makanan yang tinggi kalori seperti makanan berlemak dan berprotein tinggi terutama jika dikonsumsi berlebihan dapat menimbulkan bau keringat yang kurang sedap. Jenis makanan tersebut dapat merangsang kelenjar mengeluarkan lebih banyak keringat dibandingkan dengan jenis makanan yang rendah kalori. Ketegangan yang memicu emosi negatif seperti kecemasan, gelisah, stres dan kemarahan juga dapat mengaktifkan kelenjar keringat dan mempertajam aroma tubuh yang tak sedap.

Pencegahan :
Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah atau mengurangi bau badan yang tak sedap, antara lain :

* selalu menjaga kebersihan badan, dianjurkan untuk lebih sering mandi dan mengelap bagian tubuh yang sering mengeluarkan keringat. Sebaiknya rambut ketiak dibersihkan/dicukur agar tidak lembab dan memicu bau.
* Ganti pakaian yang basah oleh keringat dengan pakaian yang kering dan bersih.
* Hindari atau kurangi makanan yang memicu aroma tubuh yang kurang sedap.
* Perbanyak konsumsi makanan yang berserat dan rendah kalori seperti buah dan sayuran serta minum cukup air putih ( 8-12 gelas/hari).
* Hindari emosi negatif dan usahan untuk lebih rileks
* Gunakan sabun mandi yang berkhasiat antibakteri.


Herba untuk mengatasi Bau Badan (B
Saat ini berbagai produk/kosmetik untuk menghilangkan bau badan banyak tersedia di pasaran. Berbagai jenis merek yang ditawarkan tersebut ada yang berupa deodoran/roll on, bedak, krim hingga farfum dengan aroma yang bervariasi. Produk-produk tersebut biasanya hanya berfungsi sementara dan bertahan beberapa jam saja. Apabila lupa memakainya, bau keringat akan kembali muncul.

Ada beberapa jenis herbal yang digunakan untuk mengatasi bau badan. Berbagai jenis tanaman tersebut telah lama digunakan dan diwariskan secara turun temurun, antara lain : daun sirih (Piper betle), beluntas (Pluchea indica), kemangi (Ocimum basilicum var citratum), bunga kecombrang (Nicolaia speciosa), kunyit (Curcuma longa), temu giring (Curcuma heyneana), bunga kenanga (Canangium odorata), akar wangi (Andropogon zizanoides), nilam (Pogostemon cablin).

Berikut ini contoh resep untuk mengatasi bau badan :

Resep 1. (Pemakaian Dalam)
30 gram kunyit tua segar (diiris) + 5 lembar daun sirih + asam jawa dan gula aren secukupnya, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari. Lakukan secara teratur

Resep 2. (Pemakaian Dalam)
Daun beluntas muda dan kemangi secukupnya dikonsumsi setiap hari sebagai lalap mentah. Lakukan secara teratur

Resep 3. (Pemakaian Luar )
Daun jeruk nipis + bunga mawar + bunga melati + bunga kenanga, masing-masing secukupnya, dicuci dan direbus dengan air secukupnya hingga mendidih, tambahkan air, hangat-hangat digunakan untuk mandi berendam. Lakukan
secara teratur.

Resep 4 (Pemakaian luar)
Air perasan jeruk nipis dicampur dengan sedikit kapur sirih, diaduk rata, lalu dioleskan pada ketiak yang bersih. Lakukan secara teratur.

Catatan : untuk perebusan gunakan panci enamel, peruk tanah, panci kaca/pyrex. U hasil optimal lakukan secara teratur, baik pemakaian dalam maupun pemakaian luar ***
9 Herbal untuk Awet Muda 2 Bulan, 2 Minggu yang lalu Karma: 1
Berbagai bahan alami berkhasiat dalam membantu memelihara penampilan tetap awet muda dan sehat. Beragam herba itu contohnya kunyit, jeruk nipis, mentimun, sirih, pegagan, sambiloto, jahe, lidah buaya, dan kencur.

Keinginan untuk tetap tampil muda dan sehat sudah muncul sejak berabad-abad lampau. Buktinya, orang Mesir rela berendam dalam lumpur karena yakin dapat mengencangkan kulit. Di dalam negeri, air pancuran maupun air terjun juga sering dimaknai sebagai sarana awet muda.

Minat kuat untuk tetap muda, di sisi lain seringkali tidak dilandasi oleh pengetahuan yang cukup, sehingga banyak orang salah jalan. Kondisi itu membuat orang memilih cara atau terapi yang berisiko meski memberikan dampak cepat atau instan.

Tawaran yang relatif murah dengan risiko sangat minimal adalah dengan memanfaatkan khasiat beragam bahan alami. Apalagi sejatinya negeri kita ini kaya tanaman maupun herba yang secara turun termurun dimanfaatkan untuk memelihara kemudaan.

Dr. Michael dari Herbacure menyebutkan beberapa jenis bahan alami atau herba yang dapat dimanfaatkan agar tampak awet muda luar dan dalam. Herbal untuk menghaluskan dan mengencangkan kulit adalah yang banyak mengandung antioksidan alami dan astringent (mengecilkan pori).

Bahan itu di antaranya kunyit (Curcuma domestics), jeruk nipis (Citrus aurantifolia), mentimun (Cucumis sativus), lidah buaya (Aloe vera), dan sirih (Piper betle). Sementara herba yang dapat bereaksi dalam tubuh agar kulit tampak segar, daya tahan tubuh lebih baik serta tidak lekas pikun, diantaranya pegagan (Centella asiatica), sambiloto (Andrographis paniculata), jahe (ZingPber officinale), dan kencur (Kaemferia galanga).

AWET MUDA
Beberapa indikator awet muda antara lain kulit segar, elastisitas terjaga, tidak banyak flek hitam akibat paparan sinar matahari, bersih, dan bersinar. Selain itu, rambut sehat, lebat, dan tidak banyak uban. Tak kalah penting, fisik dan pikiran terjaga alias tetap fit dan tidak cepat pikun.

1. Jeruk nipis, penghalau keriput

Jeruk nipis mengandung sitrat tinggi, bahkan 10 kali lebih besar dibandingkan dengan kandungan sitrat pada jetuk keprok,atau enam kali jeruk manis. Kandungan sitratnya mencapai 55,6 gram per kilogram. Kandungan asam sitrat inilah yang sering dimanfaatkan dalam dunia kecantikan untuk perawatan rambut.

Selain itu, kandungan vitamin C-nya yang tinggi membuat buah ini pantas dipakai dalam ramuan awet muda. Berbagai penelitian membuktikan bahwa vitamin C merupakan salah satu antioksidan yang dapat menangkal terjadinya keriput atau kulit kusam.

Cara pemanfaatan buah ini relatif mudah. Cukup dengan mengoleskan bagian dalam buah yang sudah dibelah ke kulit muka atau menggunakannya sebagai campuran masker.

2. Sambiloto, penghambat penuaan

Kandungan andrografin, androfolit (zat pahit), dan panikulin dalam sambiloto merupakan antibiotika alami. Zat ini membantu tubuh dari dalam untuk mengurangi risiko penuaan kulit dan menjaga fungsi organ tubuh dari efek radikal bebas.

Ekstrak sambiloto mampu meningkatkan pertahanan tubuh terhadap infeksi yang menurunkan kualitas organ dalam tubuh, termasuk jaringan kulit. Pemanfaatan herba ini biasanya dalam bentuk kering atau ekstrak daun, batang, akar, dan bunga agar tahan lama.

3. Timun, penghalus wajah

Sayuran ini jadi favorit untuk merawat kesegaran kulit wajah. Mentimun kaya akan silikon dan fluorin, serta rendah kalori. Sifatnya yang dingin dan menyegarkan terasa nyaman di kulit. Tak heran, produsen kosmetik menjadikannya sebagai bahan dasar produknya.

Timun mentah mengandung saponin, flavonoid, dan polifenol. Biji timun mengandung banyak vitamin E yang berkhasiat menghambat proses penuaan dan menghapus keriput. Selain dijus, timun juga dapat dijadikan pasta atau cukup diiris lalu ditempelkan di kulit wajah.

Ambil 2-3 buah timun ukuran sedang lalu diparut. Tempelkan parutan timun ke wajah. Sebaiknya lakukan sehari sekali. Cara ini mampu mengurangi kerutan sekaligus membuat wajah segar dan awet muda.

4. Sirih, percantik kulit

Dari berbagai penelitian diketahui bahwa sirih mengandung arecoline di seluruh bagian tanaman. Zat ini bermanfaat merangsang saraf pusat dan daya pikir guna menekan risiko kepikunan. Daunnya mengandung eugenol yang bersifat analgesik (pereda nyeri).

Secara tradisonal daun sirih dikenal efektif mengatasi keputihan dan bau badan. Kandungan minyak atsirinya, antara lain chavicol dan betlephenol, memiliki daya antijamur, antioksidasi, dan antikuman.

Tumbuk 4-6 lembar daun sirih segar yang telah bersih sampai halus, lalu gunakan sebagai bedak kompres agar kulit tetap sehat, bersih, dan segar.

5. Kencur, pelangsing alami

Kencur memiliki kandungan minyak atsiri (borneol, kamfer, sineol, etilalkohol), sehingga dapat dimanfaatkan sebagai peluruh dahak atau pembersih tenggorokan, menghilangkan lendir yang menyumpat hidung, menghangatkan badan, sebagai pelangsing, membantu mengeluarkan gas dari perut, serta baik untuk menangkal radikal bebas sebagai salah satu penyebab penuaan dini.

Umumnya sebagai ramuan awet muda, kencur bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku minuman beras kencur atau bear cikur (dalam bahasa Sunda). Karena rasanya agak getir, disarankan untuk menambahkan gula aren yang harum.

6. Pegagan, pereda stres

Sebagai tanaman berkhasiat obat, pegagan dimanfaatkan terutama oleh masyarakat India, Pakistan, Malaysia, dan sebagian Eropa Timur sejak ribuan tahun lalu. Ia dipercaya bisa meningkatkan ketahanan tubuh (panjang umur), membersihkan darah, dan memperlancar air seni.

Saat ini pegagan sudah dimanfaatkan sebagai tonik untuk memperkuat dan meningkatkan daya tahan otak dan saraf. Tanaman ini juga digunakan secara oral maupun topikal untuk meningkatkan sirkulasi darah pada lengan dan kaki.

Selain meningkatkan daya ingat, mental, dan stamina tubuh, pegagan bisa membantu menyeimbangkan tingkat energi serta menurunkan gejala stres dan depresi. Kondisi stres ini bisa-membuat tubuh cepat tua.

Pemanfaatan tanaman ini relatif mudah, yakni mengonsumsinya langsung sebagai lalapan atau dibuat sayur. Meski bukan sepenuhnya karena konsumsinya, banyak orang percaya pegagan potensial dikembangkan sebagai pemelihara kesehatan dan kemudaan.

7. Kunyit, bikin berseri

Kandungan kimia dari rimpang kunyit di antaranya minyak atsiri sebanyak 6 persen, zat warna kuning yang disebut kurkuminoid 5 persen (meliputi kurkumin 50-60 persen, monodesmetoksikurkumin, dan bidesmetoksikurkumin), protein, fosfor, kalium, besi, dan vitamin C.

Kunyit biasa dimanfaatkan sebagai jamu bersama asam atau dalam bentuk serbuk (kapsul). Kunyit juga sering digunakan wanita untuk memperlancar haid serta meringankan nyeri haid dan gangguan menopause.

Untuk menjaga kesehatan dan kecantikan, selain dengan asam, kunyit juga bisa dicampur kulit delima putih dan sidowayah. Kunyit bekerja dari dalam tubuh untuk membuat kulit tampak lebih berseri.

8. Jahe, pemelihara pencernaan

Jahe merupakan bahan alami paling populer. Hampir setiap orang kenal wedang jahe, ronde, bandrek, atau esteemje alias susu-telur-madu-jahe, untuk membuat badan lebih hangat.

Khasiat ini memang yang paling terkenal yang dimiliki jahe. Sebenarnya masih banyak khasiat jahe, seperti untuk menyembuhkan batuk kering dan radang tenggorokan, serta sebagai tonikum.

Selain itu, jahe juga menambah nafsu makan dengan merangsang selaput lendir perut besar dan usus. Khasiat inilah sebenarnya yang membantu seseorang jadi terlihat awet muda dari dalam. Dengan terpeliharanya usus, berarti metabolisme juga berjalan dengan baik.

Pemanfaatan jahe relatif gampang karena cukup diseduh air panas atau direbus, atau serbuknya dijadikan tambahan untuk membuat berbagai bahan pangan seperti kue.

9. Lidah buaya, peremaja sel

Lidah buaya mengandung saponin yang bersifat antikuman serta senyawa antrakuinon
dan kuinon sebagai antibiotika dan penghilang rasa sakit. Ia juga merangsang pertumbuhan sel baru pada kulit. Kemampuan ini yang disebut rahasia awet muda.

Gel lidah buaya mengandung lignin yang mampu menembus dan meresap ke dalam kulit. Gel ini menahan hilangnya cairan tubuh dari permukaan kulit, sehingga wajah terlihat segar berseri.

Lidah buaya juga memiliki kemampuan antijamur, antibakteri, antiinflamasi, dan regenerasi sel, selain menurunkan kadar gula darah pada pengidap diabetes, mengatasi gangguan hati, serta menstimulasi kekebalan tubuh terhadap serangan kanker.

Mari Meramu

Pemanfaatan sembilan bahan alami ini mudah dilakukan sendiri di rumah.

• Menghilangkan flek-flek hitam akibat sengatan sinar matahari serta mencerahkan kulit:
Oleskan jeruk nipis, lendir lidah buaya, atau parutan mentimun pada wajah. Diamkan selama 15 menit, basuh dengan air bersih. Ketiga herbal ini digunakan untuk mengencangkan, memudarkan keriput serta flek-flek hitam di wajah.

Selain itu, minum ramuan kunyit dapat menjaga kulit tetap kencang. Untuk hasil maksimal, lakukan secara rutin.

• Mengecilkan pori-pori:
Daun sirih segar diremas-remas. Gunakan untuk masker selama 10 menit.

• Menjaga tubuh supaya tetap bugar dan sehat:
Ekstrak sambiloto direbus atau diseduh, lalu airnya diminum. Atau minum jamu beras kencur, temulawak, atau wedang jahe.

• Menjaga otak supaya tidak lekas pikun:
Manfaatkan pegagan yang sering juga disebut ginkgo biloba-nya Indonesia. Konsumsi pegagan sebagai lalapan, asinan, atau dibuat sayur.

PALA

Pala, Mujarab buat Perut 4 Bulan, 1 Pekan yang lalu Karma: 1
TANAMAN multiguna dan komoditas ekspor Indonesia nonmigas utama ini kaya akan vitamin C, kalsium, dan fosfor. Pala juga biasa digunakan sebagai obat diare, kembung, mual, serta untuk meningkatkan daya cerna dan selera makan.

Salah satu oleh-oleh khas yang wajib diburu kalau berlibur ke Bogor dan Cianjur adalah manisan buah. Buah yang banyak diolah menjadi manisan adalah pala, mangga, kedondong, pepaya, kemang, kebembem, dan jambu biji.

Di Bogor, yang merupakan salah satu sentra produksi pala, manisan pala paling populer. Konon, manisan pala telah dikenal di Bogor sejak zaman Belanda, yaitu ketika petinggi-petinggi VOC banyak berdiam di kota hujan tersebut.

Ada dua jenis manisan pala, yaitu manisan pala basah dan manisan pala kering. Selain sebagai manisan, daging buah pala juga dapat diolah menjadi jeli, sirop, dodol, chutney, selai, sari buah, wine, dan cider pala.

Bagian buah pala yang paling tinggi nilai ekonominya adalah biji dan fuli. Biji umumnya digunakan pada makanan manis dan kaya rempah, seperti produk roti, dan juga sebagai bumbu dalam masakan daging serta produk minuman dan dessert. Sementara itu, fuli digunakan sebagai bahan flavor pada produk roti, seperti cake, cookies, pie, dan topping, juga sebagai bumbu pada masakan laut, pikel, dan minuman.

Sarang Semut Bikin Sel Kanker
Secara turun-temurun sarang semut dimanfaatkan sebagai bahan baku ramuan oleh masyarakat pedalaman di bagian barat Wamena, Papua, seperti suku Bogondini dan Tolikara. Mereka menggunakannya untuk meredakan rematik dan asam urat, jika ternak babi mereka sakit, juga diberi air rebusan sarang semut.

Papua memang gudang sarang semut. Sarang semut yang dimaksud ini adalah nama sekelompok tumbuhan epifit yang menempel di pohon. Kelompok tumbuhan itu terdiri atas dua genus, yakni Myrmecodia dan Hydnophytum, dengan belasan spesies.

Umbi kedua jenis tumbuhan itu menggelembung dipenuhi duri tajam. Di dalam umbi itu terdapat labirin-labirin yang dihuni semut dan cendawan. Daging umbi tanaman itulah yang diiris tipis-tipis kemudian dijemur, untuk dijadikan ramuan.

Secara empiris, sarang semut tak hanya cespleng menyembuhkan tumor atau kanker tertentu. Penyakit lain yang diyakini bisa diatasi oleh kerabat kacapiring itu antara lain bronkitis, gangguan tekanan darah, jantung, dan stroke. Tak heran, kini banyak orang mulai menyandarkan harapan kesembuhan pada sarang semut.

Kaya flavonoid

Kenyataan itu cukup beralasan, apalagi banyak peneliti dari Jepang telah membuktikannya melalui berbagai uji maupun kajian ilmiah. Dalam uji in vitro, anggota famili Rubiaceae itu memiliki peluang untuk menekan pertumbuhan sel kanker.

Adalah Qui Kim Tran dari University National of Ho Chi Minh City dan koleganya, yakni Yasuhiro Tezuka, Yuko Harimaya, dan Arjun Hari Banskota yang meneliti keampuhan sarang semut. Qui mengambil by ki nam (sebutan di Vietnam) dari Tinh Bien di Provinsi Angiang dan Lamdong. Di negeri lumbung beras itu sarang semut secara tradisional dimanfaatkan untuk mengatasi beragam penyakit seperti diare, hepatitis, keputihan, malaria, dan rematik.

Oleh para ahli itu, tumbuhan berbobot 2-3 kg tersebut diekstrak dengan berbagai pelarut, seperti air, metanol, dan campuran metanol-air. Mereka lantas menumbuhkan tiga sel kanker yang amat metastasis alias mudah menyebar ke bagian tubuh lain seperti kanker serviks, paru, dan usus.

Masing-masing hasil ekstraksi itu diberikan kepada setiap sel kanker. Hasilnya menakjubkan, sarang semut mempunyai aktivitas antiproliferasi.

Dalam dunia kedokteran, proliferasi berarti pertumbuhan sel yang amat cepat dan abnormal. Kanker memang berarti pertumbuhan sel yang cepat dan tak terkendali.

Lantas, apa sebenarnya senyawa aktif yang dikandung sarang semut? Hasil uji yang dilakukan Dr. Muhammad Ahkam Subroto dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi, sarang semut mengandung flavonoid dan tanin.

Bagi tubuh, flavonoid berfungsi sebagai antioksidan yang ampuh mencegah sekaligus mengatasi serangan kanker. Mekanisme kerja flavonoid dalam mengatasi kanker dengan menginaktifasi karsinogen, menghambat siklus sel, dan menginduksi apoptosis. Manfaat lain flavonoid adalah meningkatkan air susu ibu (ASI).

Flavonoid diyakini mengandung hormon penting untuk merangsang dan melancarkan ASI. Selain itu, nongon (sebutan sarang semut di Lembah Baliem, Papua) juga mengandung tokoferol, zat mirip vitamin E yang berefek antioksidan efektif. Tokoferol mampu menangkal radikal bebas dan antikanker.

Terbukti aman

Riset ilmiah lain untuk menguji tingkat keamanan konsumsi sarang semut juga dilakukan Dr. Muhammad Ahkam Subroto. Ia memberikan ekstrak air tumbuhan obat itu kepada tiga kelompok mencit.

Dua kelompok diberi sarang semut dengan dosis berlainan, sedang satu kelompok kontrol tidak diberi ekstrak. Setiap kelompok mencit terdiri atas 10 ekor, 5 jantan dan 5 betina berumur 3 bulan, berbobot 16 gram.

Hasilnya, hingga hari kelima pemberian ekstrak sarang semut belum memengaruhi kinerja ginjal, hati, jantung, limpa, organ reproduksi, dan paru. Artinya, keenam organ itu masih berfungsi normal. Pada hari ke-12 organ mencit kelompok I dan II tak ada perubahan bila dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Namun, pada ginjal kelompok III terjadi degenerasi dan lisis pada sel epitel tubuli. Sementara itu, ginjal kelompok I dan II baru mengalami degenerasi pada hari ke-19. Pada hari yang sama, hati semua kelompok melemak.

Hanya dua organ itulah yang mengalami gangguan, sementara empat organ lain tetap berfungsi dengan baik.

Yang menggembirakan, kerusakan ginjal dan hati bersifat reversibel alias pulih kembali pada hari ke-23. Itu berarti daya tahan sel sudah beradaptasi. Penelitian itu sekaligus membuktikan bahwa konsumsi 3 kali 1 sendok makan sarang semut per hari masih sangat aman.

Saat ini di pasaran banyak dijual produk ramuan berbahan dasar sarang semut, biasanya dalam bentuk serbuk maupun kapsul. Sayang, harganya bagi sebagian besar orang, tidaklah murah. Serbuk sarang semut seberat 100 gram harganya berkisar 100 ribu rupiah.

Dengan semakin banyaknya budi daya sarang semut, semoga harganya bisa makin terjangkau.

Jangan Terlalu Lama Merebusnya

Selain di Papua, rumah semut (sebutan di Semenanjung Malaysia) dapat dijumpai terutama di hutan-hutan dataran rendah, seperti di Pulau Siberut, Kalimantan, hingga Maluku.

Berikut cara mengosumsi dan menyajikan sarang semut yang telah diolah menjadi serbuk:

• Tuangkan satu sendok makan penuh bubuk sarang semut ke dalam panci berisi air bersih kurang lebih setengah liter (2 gelas), lalu direbus.
• Jangan terlalu lama merebus sarang semut, agar flavonoidnya tidak rusak. Perebusan pada suhu 90 derajat Celsius hanya boleh selama 15 menit.
• Setelah mendidih, kecilkan api sambil diaduk sesekali selama kurang lebih 15 menit (2 gelas menjadi 1 gelas).
• Biarkan hingga hangat atau dingin, kemudian saring dan minum (buang ampasnya).
• Untuk pengobatan, minumlah secara teratur 2-3 gelas sehari.
• Untuk pencegahan dan meningkatkan stamina, minumlah 1-2 gelas sehari.
• Dosis untuk anak-anak usia dibawah 10 tahun, setengah dari takaran orang dewasa.
• Pastikan setiap takaran hanya untuk satu kali pemakaian. Sebaiknya gunakan panci yang benar-benar bersih dan berbahan baku stainless steel.

Biji Buah Anggur Terbukti Menangkal Kanker
Selama ini orang mengenal anggur sebagai buah yang enak dan menyehatkan. Tahukah Anda, makan buah anggur sekaligus bijinya ternyata jauh lebih berkhasiat karena kandungan antioksidannya yang mampu meredam risiko kanker kulit?

Sebagian orang pasti berpikir dua kali jika diajak makan anggur dengan bijinya sekaligus. Mungkin terasa aneh karena selama ini orang sengaja membuang bijinya. Bahkan, saat sedang asyik menikmati, akan merasa risih jika ada biji yang tersangkut, dan spontan melepehnya. Tak heran, orang lebih mencari buah anggur dengan sedikit atau tanpa biji.

Mulai sekarang, buang rasa enggan itu. Pasalnya, berbagai penelitian mengungkapkan, selain kaya antioksidan, anggur potensial dikembangkan sebagai solusi alami antikanker, terutama meredam kelainan sel kulit akibat terpapar sinar matahari. Artinya, seperti kulit dan daging buahnya, biji-biji anggur pun berlimpah senyawa berkhasiat.

Itulah kesimpulan peneliti dari Universitas Alabama, AS, terhadap tikus percobaan. Dalam risetnya, sekelompok tikus tanpa bulu diekspos sinar ultra violet (UV). Beberapa diberi makanan tambahan (ekstrak) mengandung bahan kimia berasal dari biji anggur (grape seed proanthocyanidins-GSPs), sedangkan tikus lain diberikan makanan biasa, tanpa suplemen.

Berdasarkan pengamatan dan hasil tes laboratorium, tikus yang diberi tambahan ekstrak GSPs bereaksi positif dan cukup efektif menghambat pengaruh buruk UV, yang bisa mencetuskan zat karsinogenik (pencetus kanker). Tumor yang ada di tubuh tikus-tikus itu 78 persen lebih kecil daripada yang tidak diberi ekstrak biji anggur.

Tekan pembentukan estrogen

Dalam presentasi yang disampaikan Dr. Santosh K. Katiyar di konferensi tahunan American Chemical Society beberapa waktu lalu, disebutkan bahwa GSPs memiliki antioksidan aktif. Seperti diketahui, sinar UV bisa menghambat sistem kekebalan, dan masalah tersebut bisa dihindari berkat GSPs.

Ia menganjurkan konsumsi ekstrak GSPs secara teratur sebagai suplemen harian untuk meningkatkan imunitas tubuh dari serangan radikal bebas sekaligus menekan risiko dan menghindari bahaya kanker kulit.

Sementara itu, peneliti Shiuan Chen, Ph.D, dari Beckman Research Institute of The City of Hope, menjelaskan bahwa jus anggur (tanpa membuang bijinya) efektif menekan pertumbuhan sel kanker dengan mencegah sintesis hormon estrogen yang berperan besar dalam perkembangan kanker payudara.

Melalui tes laboratorium, jus buah dan biji anggur terbukti mampu menghentikan produksi hormon estrogen dalam sel. Penelitian terakhir menggunakan tikus yang ditanami sel tumor menunjukkan tikus yang diberi 0,5 ml jus anggur selama lima minggu, ukuran tumornya hanya sepertiga dari yang tidak diberi jus anggur.

Penelitian tahun lalu menunjukkan, ekstrak anggur merah (bukan anggur putih) mengandung senyawa yang sama dengan yang ada di jus anggur dan dapat menekan pembentukan estrogen.

Pilih warna gelap

Di dalam negeri, memang belum ada penelitian resmi, barangkali karena negeri kita bukan penghasil dan konsumen anggur besar. Namun, secara empiris, diakui manfaat biji dan buah anggur bagi kesehatan.

Seperti diungkapkan Pudji Rahayu, pengembang tanaman obat di Depok, Jawa Barat. Sudah lama ia memanfaatkan biji anggur sebagai campuran jus untuk ramuan peningkat daya tahan tubuh.

"Tak usah banyak-banyak, cukup lima sampai sepuluh butir buah anggur jika dijadikan campuran buah atau herba lain. Sebaiknya pilih yang berwarna gelap seperti ungu dan biru karena bijinya lebih banyak. Cara ini memudahkan bagi yang kemampuan mengunyahnya mulai berkurang, terutama kaum usia lanjut," katanya.

Meski begitu, perlu diperhatikan bahwa mengonsumsi anggur bersama kulit buah dan bijinya bisa membuat iritasi pada penderita gangguan lambung. Karena itu, bila pencernaan Anda termasuk sensitif, sebaiknya jangan mengosumsi ketika perut kosong. Latihlah pencernaan Anda dengan mengosumsinya dalam jumlah terbatas, sambil mengamati reaksinya.

Jadi, mulai sekarang tentu tak ada alasan lagi untuk menolak makan anggur bersama kulit dan bijinya karena lebih bermanfaat dan berkhasiat.

Jalan Kaki Cara Efektif Menghapus Emosi Negatif
Selain meningkatkan produksi hormon bahagia, jalan kaki juga mengatasi trauma dengan menyeimbangkan fungsi otak dan berperan sebagai sarana meditasi.

Sore itu, Rheina (bukan nama sebenarnya, 31 tahun), karyawati swasta dari Yogyakarta, sengaja pulang lebih cepat demi bisa berjalan kaki. Sebuah pantai di kawasan Parangtritis, Bantul, menjadi pilihannya. Di sana, ia berjalan sambil sesekali melemparkan pandangannya ke arah laut lepas, memejamkan mata, menarik napas panjang, lalu menghembuskannya pelan-pelan. Ketika ditanya apa alasannya ada di sana, jawabannya adalah "Sekadar menenangkan diri."

Berjalan kaki untuk menenangkan pikiran, juga dilakukan oleh Diaz Ario (27 tahun), event organizer yang berdomisili di Kuningan, Jakarta Selatan. "Setiap kali pekerjaan membuat stres, saya akan menitipkan mobil di parkiran kantor lalu pulang ke rumah dengan berjalan kaki," tutur Diaz. Padahal, jarak kantor menuju rumahnya cukup lumayan; lima kilometer.

Peran jalan kaki untuk meningkatkan kebugaran fisik, memang sudah tak diragukan lagi. Namun bila Rheina dan Diaz memilih jalan kaki untuk mendetoks emosi, tentu karena manfaatnya tidak hanya terbukti secara empiris.

Beberapa penelitian membuktikan, sebagian depresi dan trauma juga bisa disembuhkan dengan terapi alami ini. Menariknya lagi, penelitian yang dilakukan oleh Universitas Temple di Philadelphia, Amerika, membuktikan bahwa berjalan kaki membuat kita lebih bahagia. Kok bisa ya?

Merangsang hormon bahagia

Ternyata, salah satu kuncinya berada pada endorfin, hormon yang dijuluki "penenang alami" sekaligus "malaikat" pemberi rasa bahagia. Endorfin diproduksi secara alamiah oleh kelenjar otak untuk mengimbangi hormon adrenalin dan kortisol yang melimpah saat kita merasa jengkel, marah, atau stres.

Agar tidak berkembang menjadi depresi, idealnya jumlah pasokan endorfin ini selalu cukup. Namun sayangnya, ada beberapa kondisi yang menyebabkan produksi endorfin menjadi terhambat sehingga pasokannya tidak sebanding dengan stres yang kita alami. Salah satu penyebabnya adalah, sistem metabolisme di dalam tubuh kita kurang lancar akibat kurangnya aktivitas fisik.

Banyak penelitian membuktikan, jalan kaki merupakan aktivitas fisik paling alamiah (dan mudah!) yang berperan penting bagi kelancaran metabolisme. Bayangkan saja! Saat berjalan, tanpa disadari sebenarnya kita telah melakukan semacam pijat refleksi dan akupresur pada telapak kaki. Apalagi, jika aktivitas itu dilakukan tanpa memakai alas kaki, di sebuah tempat yang tidak rata permukaannya seperti pantai, taman rumput, atau jalanan berkerikil.

"Sensasi merasakan tekstur permukaan bidang yang kita injak dengan telanjang kaki tidak hanya menyegarkan tubuh, namun juga merangsang sekitar 7000 pusat saraf untuk bekerja secara optimal dan melancarkan peredaran darah," tutur Jane Long, ahli terapi refleksologi dari Inggris (Times, Agustus 2008).

Kelancaran metabolisme inilah yang ikut menentukan sensitivitas endorfin, sehingga saat tubuh memerlukan, ia akan menyediakan pasokan dalam jumlah yang cukup. Selain itu, jalan kaki yang dilakukan minimal selama 30 menit juga merangsang produktivitas hormon tersebut. Jadi, jangan heran bila usai berjalan kaki (termasuk di mall!), kepala terasa enteng dan kita merasa lebih bahagia.

Mengoptimalkan kedua belahan otak

Beberapa ahli pun meyakini bahwa peran jalan kaki dalam mengatasi emosi negatif, stres, dan trauma, sebenarnya berpangkal dari mekanisme terapi bilateral (memanfaatkan kedua sisi tubuh untuk menyeimbangkan fungsi otak).

Menurut Thom Hartmann, psikoterapis dari Amerika, emosi negatif seperti stres, depresi, juga trauma, terjadi karena ada peristiwa yang terekam oleh otak dan terperangkap di hipokampus. "Hipokampus merupakan salah satu bagian dari sistem limbik otak yang berfungsi merekam peristiwa selama sehari, untuk dijadikan tabungan memori jangka panjang. Dalam keadaan normal, peristiwa yang kita alami setiap hari seharusnya tidak perlu disimpan di hipokampus karena akan diproses oleh sistem otak secara sempurna.

Namun sayangnya, keadaan ini tidak berlaku jika peristiwa yang terekam adalah peristiwa yang kesannya terlalu kuat, atau terdiri dari beberapa peristiwa yang berbeda sekaligus. Bila ini terjadi, rekaman yang tidak selesai diproses akan muncul sebagai mimpi buruk. Sementara itu, sebagian rekaman lain tetap tertinggal di hipokampus dan dikenali otak sebagai tugas yang belum selesai," tutur Hartmann dalam bukunya, Walking Your Blues Away.

Tugas yang terus menumpuk tersebut bisa membuat hipokampus kewalahan, dan akhirnya menyerahkannya pada alam bawah sadar untuk diproses lebih lanjut. Bila proses ini terjadi, kita akan melihat satu peristiwa yang terus.... melekat di kepala dan setiap adegannya seolah-olah terus menari di pelupuk mata. Tergantung jenis peristiwanya memang, namun keadaan ini tak boleh dibiarkan karena bisa mengganggu kestabilan emosi. Peristiwa yang pahit bahkan bisa berlanjut pada depresi dan trauma.

Untuk mengatasinya, Hartmann percaya bahwa terapi bilateral merupakan cara efektif untuk mengoptimalkan kerja hipokampus. "Mirip yang terjadi pada brain gym; saat berjalan kaki sebenarnya kita sedang melakukan gerakan silang yang bermanfaat untuk merangsang kerja otak. Perhatikan saja bagaimana ketika kaki kanan diayunkan, yang otomatis terayun ke depan adalah lengan kiri. Sebaliknya, ketika kaki kiri diayunkan, maka lengan kanan akan terayun ke depan.

Gerakan silang kiri-kanan-kiri-kanan yang dilakukan secara berkesinambungan itu menyebabkan belahan otak kiri dan kanan akan merangsang impuls-impuls saraf dan meneruskan pesan secara seimbang, sehingga bisa memproses informasi secara optimal.

Itulah sebabnya, beberapa orang yang menghapus stres dengan berjalan kaki umumnya bisa merasakan bagaimana bayangan peristiwa yang membuatnya tidak nyaman tersebut menjadi semakin kabur atau tampak semakin menipis," jelasnya.

Sarana meditasi

Masih seputar pernyataan Hartmann tadi, Dr. Tb. Erwin Kusuma, SpKJ (K), psikiater dari Klinik Pro V, Jakarta ber-pendapat bahwa jalan kaki mampu mengatasi gangguan emosi karena berperan sebagai sarana relaksasi dan meditasi.

Menurut penjelasan Dr Erwin, di dalam meditasi terdapat beberapa tahapan, antara lain konsentrasi, relaksasi, dan meditasi itu sendiri. "Tahap konsentrasi (saat gelombang otak pada level beta) bisa terjadi bila perhatian dipusatkan pada satu rangsangan yang dilakukan secara berulang-ulang mulai dengan cara mendengarkan suara, melafalkan kalimat atau kata-kata tertentu, bernapas, hingga gerakan melangkah seperti yang terjadi saat kita berjalan kaki," tutur Dr Erwin.

Mari ingat-ingat lagi, mengapa sesudah berjalan umumnya kita merasa lebih santai. Sebagai sarana relaksasi, gerakan melangkah yang berulang-ulang mengkondisikan gelombang otak kita untuk masuk ke tahap level alfa, kondisi yang kita cari untuk mendapatkan rasa tenang dan nyaman. Sebabnya, selain memproduksi hormon endorfln, pada level ini otak juga sangat terbuka terhadap segala macam bentuk informasi yang diterimanya dari panca indera.

"Kondisi itu," Dr Erwin melanjutkan, "sebenarnya bisa dimanfaatkan lebih jauh untuk memperbaiki gangguan emosi dan psikologi." Caranya dengan memprogram diri sendiri agar mampu mengobati emosi negatif (hipnosis). Misalnya, dengan menanamkan pikiran positif seperti "Saya baik-baik saja," "Saya kuat", atau "Pasti ada jalan keluarnya".

Cara ini juga yang diterapkan oleh Rheina, yang saat menyusuri pantai baru saja putus cinta. "Dibantu suara ombak, saya mencoba menanamkan keyakinan bahwa nantinya, Tuhan akan menyiapkan pria lain yang jauh lebih baik untuk saya," katanya. Hasilnya? "Saya bisa menerima kenyataan bahwa kami sudah tidak bersama lagi," jawab Rheina, yang usai menyusuri pantai memang tampak jauh lebih tenang dan ceria.

Semudah itukah? Iya. "Selama ada niat, maka otak akan berperan seperti komputer yang diprogram dengan pesan tertentu," Dr Erwin menjelaskan. Oleh sebab itu, jangan pernah lupa menyisipkan niat sebelum berjalan kaki. "Sebut saja dalam hati, misalnya untuk mengobati luka batin, menghapus kenangan bersama si dia, atau hanya sekadar menyalurkan energi yang melimpah karena kita merasa marah," Diaz memberi tip.

Berjalan Kaki dengan Meditasi

Agar jalan kaki efektif menghapus emosi negatif, luka batin, dan trauma, ada beberapa tahap yang perlu dilakukan yaitu:

1. Bila belum terbiasa, pilih tempat yang paling nyaman untuk berjalan kaki. Jika sekaligus ingin mendapatkan manfaat rekreasi, akupresur, atau refleksi, lakukan di tempat terbuka seperti pantai, jalan berkerikil, atau taman yang berumput dengan bertelanjang kaki.

2. Lakukan sendirian tanpa teman atau hewan peliharaan agar lebih mudah menemukan irama langkah kita sendiri.

3. Sebelum memulai, ucapkan niat di dalam hati, apa tujuan kita berjalan kaki.

4. Mulailah melangkah sealami mungkin. Jangan mengatur irama langkah. Rasakan setiap sensasi yang terjadi pada tubuh, seperti tarikan napas, detak jantung, bahkan aliran darah, tanpa berpikir. Nantinya, irama langkah kita akan mengikuti dengan sendirinya.

5. Mulailah menghitung secara perlahan di dalam hati dari 1, 2, 3, sampai 10. Setiap sampai pada hitungan ke 10, mulailah menghitung dari awal kembali.

6. Konsentrasikan perhatian pada setiap tahapan. Mulai dari mengangkat kaki, mengayun, mendaratkan telapak kaki, lalu mengangkatnya lagi. Sekali lagi, nikmati saja tanpa berpikir.

7. Saat menapakkan kaki, rasakan energi mengalir dari bumi ke telapak kaki, ke seluruh tubuh, dan membuat kita lebih berenergi.

8. Saat merasa benar-benar rileks dan tenang, ucapkan afirmasi positif seperti, "Saya tenang", "Saya sabar", "Kejadian itu tidak akan membuat saya terganggu". Camkan dan ucapkan dalam hati berulang kali.

9. Setelah merasa cukup, akhiri dengan mengucap syukur kepada Tuhan.

Sehat adalah nikmat yang paling berharga. Meski bukan segala-galanya, tetapi tanpa kesehatan, semua tidak ada artinya. Nikmati dan syukuri hidup ini dgn menjaga kesehatan tubuh anda.
Pembengkakan Prostat

Pembengkakan prostat pada pria berumur di atas 40 tahun sudah umum terjadi. Penyakit ini dapat melemahkan sang penderita dan dia akan kesulitan mengekspresikan urinenya. Pada beberapa kasus serius penderita tidak bisa buang air sama sekali. Pada saat yang sama, dapat terjadi disfungsi ereksi.
Kalenjar prostat adalah organ yang bertanggung jawab untuk pembentukan hormon laki-laki. Pembengkakan prostat direlasikan (disebabkan) dengan kegiatan seks berlebihan dan alasan kebersihan. Saat kegiatan seksual, kalenjar prostat mengalami peningkatan tekanan darah sebelum terjadi ejakulasi. Jika suplai darah ke prostat selalu tinggi, akan terjadi hambatan prostat yang mengakibatkan kalenjar tersebut bengkak permanen. Seks yang tidak bersih akan mengakibatkan infeksi prostat yang mengakibatkan pembengkakan. Umumnya orang yang menderita pembengkakan prostat juga mengalami kanker prostat.
Terapi menggunakan obat atau bedah tentu akan sangat efektif. Walaupun demikian, beberapa metode perawatan akan mengganggu kalenjar prostat itu sendiri dan akan menimbulkan masalah lain bagi penderita.
BIO PANTIES & UNDERWEAR serat yang ada di dalam celana dalam (underwear) FIR telah mengandung material Bio-Keramik. Ini dapat menghasilkan FIR yang langsung masuk ke dalam tubuh. Di bawah paparan FIR, sirkulasi darah akan meningkat. Kalenjar prostat yang awalnya membengkak dan berisi darah buntu akan normal lagi dan sirkulasinya menjadi lancar, mengembalikan fleksibilitas dan fungsi alaminya. Pembengkakannya akan terus berkurang sampai normal, mengurangi gejala gangguan kesehatan dan meningkatkan kondisi kesehatan. Pada waktu yang sama celana dalam ini juga mengembalikan dan menaikkan fungsi seksual. Celana dalam FIR adalah unik untuk orang-orang yang menderita prostat dan tentu saja salah satu cara terbaik menjaga kesehatan. Tidak perlu obat atau suntikan, hanya dipakai.
Jika ingin mencegah terjadinya prostat, celana dalam FIR juga dapat digunakan lebih awal. Celana dalam ini dapat menjaga agar prostat tetap normal dan mencegah timbulnya penyakit.
GEJALA STROKE DAN SINAR MATAHARI
Kehidupan modern kini menuntut segala sesuatu serba instant dan cepat. Baik dalam aktivitas pekerjaan, kehidupan rumah tangga dan makanan sehari-hari. Bahkan tidak sedikit di antara kita yang sering mengkonsumsi makanan cepat saji (fastfood). Perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi serasa memperpendek jarak dan mempersingkat waktu. Manusia serasa dimanja dalam kehidupannya.
Seiring dengan itu semua, ternyata kita harus membayar mahal dengan kesehatan kita. Pemakaian pestisida, limbah beracun, polusi udara, zat additive (pewarna, perasa, pengawet) di dalam makanan adalah beberapa faktor yang apabila dikonsumsi terus-menerus dalam jangka panjang dapat menurunkan kualitas kesehatan tubuh kita. Radikal bebas, karsinogen (gen penyebab kanker), zat beracun adalah beberapa istilah yang semakin sering kita dengar. Bahkan kanker, diabetes, kolesterol, stroke, asam urat, alergi, ada di kanan-kiri kita.
Selain hal-hal eksternal di atas, kebiasaan hidup juga sangat berpengaruh bagi kesehatan tubuh kita. Makanan yang tidak bergizi seimbang, sedikit olah raga dan kurangnya istirahat akan mendukung terjangkitnya penyakit.
Makanan Bergizi Seimbang
Makanan yang terlalu manis meningkatkan kadar gula darah yang berarti beresiko tinggi pagi penderita diabetes mellitus. Terlalu banyak mengkonsumsi garam menyebabkan tingginya kadar garam dalam darah yang meningkatkan resiko tekanan darah tinggi dan stroke serta gangguan ginjal. Begitu juga makanan yang kecut/asam dapat menurunkan pH darah (meningkatkan tingkat keasaman darah). Darah yang semakin asam, akan semakin kental.
Menurut pakar gizi dan kesehatan, komposisi makan sehari-hari kita seharusnya adalah 80% sayur dan buah-buahan (makanan beralkali tinggi) serta 20% nasi, daging, ikan, roti dan lain-lain (makanan berasid tinggi). Tetapi yang biasa kita makan justru sebaliknya yaitu : 80% adalah nasi, daging, ikan, roti dan 20% adalah sayur dan buah-buahan. Komposisi yang salah ini, selama bertahun-tahun terjadi akumulasi, menyebabkan darah kita menjadi semakin asid dan semakin kental. Darah yang kental menyebabkan kerja jantung menjadi semakin berat. Aliran darah menjadi lambat, menyebabkan lebih banyak endapan terjadi dalam pembuluh darah. Akibatnya timbul penyakit tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.
Jika sudah terkena penyakit jantung dan tekanan darah tinggi, maka kita harus waspada terhadap gejala-gejala penyakit stroke. Apa sajakah itu? Gejala penyakit stroke di antaranya adalah migrain-migrain, kepala sering pusing, leher kaku-kaku, pundak terasa pegal, punggung linu-linu, tangan sering kesemutan, apalagi sampai kolesterol tinggi, asam urat hingga terjadi pembengkakan. Semua berawal dari keasidan darah yang tinggi, pengentalan darah dan penyumbatan pembuluh darah. Oleh karena itu, waspadalah! Apabila terjadi penyumbatan pada pembuluh darah di otak, maka terjadilah stroke. Jika penyumbatan terjadi di pembuluh darah arteri kiri/kanan di leher (middle cerebral artery), maka pasien akan mengalami stroke berat sampai lumpuh sebagian/seluruh tubuhnya.
Hal lain yang patut kita waspadai akibat tekanan darah yang tinggi dan beratnya kerja jantung adalah gejala penyakit modern. Apa sajakah itu? Gejala penyakit modern di antaranya adalah hipertensi, diabetes mellitus, penyakit jantung dan penyakit stroke. Disebut modern karena setiap hari wajib minum obat dan seumur hidup tergantung kepada obat. Tentu ini biayanya amat sangat tinggi.
Ingat! Penyakit yang menjadi pembunuh nomor satu di dunia adalah penyakit jantung. Diikuti penyakit kanker dan selanjutnya adalah stroke. Inilah pentingnya artikel ini, karena penyakit jantung dan stroke berawal dari pola makan tidak seimbang, keasidan darah terlalu tinggi, pengentalan darah hingga akhirnya terjadi penyumbatan pembuluh darah. Waspadalah!
Olah Raga Teratur
Olah raga membakar lemak, meningkatkan kinerja dan kekuatan jantung, serta membuang kotoran tubuh melalui keringat.
Istirahat yang Cukup
Pada saat istirahat banyak hal positif terjadi di dalam tubuh kita. Urat syaraf yang mengendur, perbaikan sel-sel yang rusak, memberi istirahat bagi sebagian organ tubuh, proses detoxifikasi (penghilangan racun) dan lain sebagainya.
Selama tidur terjadi proses-proses pemulihan yang bermanfaat mengembalikan kondisi seseorang pada keadaan semula. Dengan begitu, tubuh yang awalnya mengalami kelelahan akan menjadi segar kembali. Jika proses ini terhambat, organ tubuh tidak bisa bekerja secara maksimal. Akibatnya orang yang kurang tidur akan cepat lelah dan mengalami penurunan konsentrasi.
Menurut aturan kesehatan, kebutuhan tidur orang dewasa adalah 6-8 jam per hari. Tetapi akibat faktor pekerjaan, problem kehidupan lainnya, juga faktor hiburan (TV 24 jam non stop) maka banyak di antara kita yang menjadi kurang jam tidurnya.
Apabila tubuh mengalami kurang istirahat, akan terjadi hal-hal berikut ini : pH darah menuruh (semakin asam, semakin asid), tubuh tidak seimbang, muka pucat, lemas, mudah tersinggung, mudah marah-marah, penuaan dini, pelupa dan kurang konsentrasi.
SEHAT GRATIS
Apabila kita menginginkan sehat secara gratis, maka tiga hal pokok di atas harus kita penuhi : makanan bergizi seimbang, olah raga teratur dan istirahat yang cukup. Tentu kita akan sulit untuk memenuhi ketiganya secara 100%.
Oleh karena itu kita membutuhkan sesuatu yang dapat membantu mempertahankan kesehatan kita, khususnya dalam melancarkan peredaran darah, mengurangi timbunan lemak dalam pembuluh darah (mencegah penyumbatan) dan meringankan kerja jantung. Khususnya bagi Anda yang kurang istirahat dan tidak ada waktu untuk berolah raga secara teratur.
SINAR MATAHARI
Banyak di antara kita yang berangkat pagi di saat matahari masih mengintip dan pulang petang bahkan malam hari. Bekerja pun di perkantoran, di dalam gedung-gedung, ruang tertutup, ruangan ber-AC, yang akhirnya membuat kita hampir tidak pernah bertemu dengan sinar matahari. Padahal kita semua tahu, bahwa matahari adalah sumber kehidupan utama yang masuk ke Bumi ini. Anda dapat bayangkan bagaimana kita hidup tanpa sinar matahari?
Sinar Matahari memberikan pertumbuhan dan tenaga bagi semua mahkluk hidup. Apakah manfaat sinar matahari bagi kesehatan kita manusia?
• Sinar matahari menghasilkan vitamin D. Sejumlah besar simpanan kolesterol terdapat di bawah kulit. Pada waktu berkas sinar ultraviolet disaring di kulit, ia mengubah simpanan kolesterol ini menjadi vitamin D. Menghadapkan sebagian dari tubuh ke sinar motahari selama 5 menit memberikan 400 unit vitamin D (Manusia membutuhkan 400 unit perhari menurut RDA USA).
• Sinar Matahari mengurangi kolesterol darah. Dengan mengubah kolesterol di bahwa kulit menjadi vitamin D, menyebabkan tubuh memberikan peringatan kepada kolesterol yang ada dalam darah untuk keluar dari darah menuju ke kulit, sehingga mengurangi kolesterol dalam darah.
• Sinar Matahari mengurangi gula darah. Cahaya matahari bagaikan insulin yang memberikan kemudahan penyerapan glukosa masuk ke dalam sel-sel tubuh. Ini merangsang tubuh untuk mengubah gula darah (glukosa) menjadi gula yang tersimpan (glykogen), yang tersimpan di hati don otot, sehingga menurunkan gula darah.
• Sinar Matahari ialah penawar infeksi dan pembunuh bakteri. Matahari sanggup membunuh bakteri penyakit, virus dan jamur. Itu berguna untuk perawatan tuberkulosis (tbc), erisipelas, keracunan darah, peritonitis, pnemonia, mumps, asma saluran pernafasan. Bahkan beberapa dari virus penyebab kanker dibinasakan oleh sinar ultraviolet. Infeksi jamur, termasuk candida, bereaksi terhadap sinar matahari. Bakteri di udara dibinasakan dalam 10 menit oleh sinar ultraviolet.
• Sinar Matahari meningkatkan kebugaran pernafasan. Sinar matahad bisa meningkatkan kapasitas darah untuk membawa oksigen dan menyalurkannya ke jaringan-jaringan. Ini berarti banyak oksigen tersedia untuk dibawa ke otot-otot sewaktu gerak badan. Faktor lain yang bisa membantu meningkatkan kebugaran pernafasan ialah bahwa glikogen bertambah di hati dan otot setelah berjemur matahari.
• Sinar Matahari menolong dalam membentuk dan memperbaiki tulang-tulang. Dengan bertambahnya tingkat vitamin D dalam tubuh karena terkena sinar matahari, bisa meningkatkan penyerapan kalsium. Ini menolong pembentukan dan perbaikan tulang dan mencegah penyakit seperti rakitis dan osteomalacia (pelembutan tulang tidak normal).
• Sinar Matahari meningkatkan beberapa jenis kekebalan. Sinar matahari menambah sel darah putih terutama limfosit, yang digunakan untuk menyerang penyakit. Antibodi (gamma globulins) bertambah. Pengaruh ini bertahan sampai 3 minggu. Nitrofil membunuh kuman-kuman lebih cepat setelah pernafasan dengan sinar matahari. Sepuluh menit di.bawah sinar ultraviolet satu atau dua kali setiap minggu mengurangi flu 30-40 persen.
Ya, sinar matahari sesungguhnya sangat bermanfaat bagi kita. Yang terbaik bila kita disinari cahaya matahari sebelum pukul 09.00 pagi dan setelah pukul 16.00 sore. Pada saat-saat itu kita tidak mendapatkan sinar gelombang pendek (sinar-gelombang-pendek: ultraviolet, sinar-x, sinar gamma, sinar cosmos, sebaliknya lebih banyak mendapatkan sinar-gelombang-panjang: inframerah).

air kesehatan dan vitalitas
Kami berikan sebuah rahasia membuat air yang memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan dan vitalitas. Mujarab atau tidaknya, tentu saja tergantung pada keyakinasn dan kesungguhan anda dalam meramunya
1. Cari dan buatlah air yang sudah matang dengan cara apapun. Misalnya dengan cara air direbus, dipanaskan dan lain sebagainya.
2. Masukan air pada suatu wadah atau tempat yang terbuat dari kaca baik tutup atau wadahnya, kaca ini sebaiknya yang tembus atau jernih seperti kristal
3. Setelahdimasukan lalu tutup rapat
4. Air yang berada di dalam wadah kaca tersebut kemudiandijemur di halamat atau dimana saja dan harus kena cahaya matahari langsung.
5. Waktu menjemur sekitar06.00 sampai 10.00
6. Setelah itu dapat dikomsumsi atau diminun
Air ini sangat bermanfaat pada tubuh kita jika kita konsumsi setiap hari sehingga tubuh menjadfi sehat dan syaraf syaraf kembali normal

love bird

Di alam liar, jenis makanan yang dikonsumsi Lovebird antara lain adalah sayuran, buah2an, biji2an dan kacang2an dalam jumlah yang sangat banyak. Untuk Lovebird yang kita pelihara, sebaiknya jumlah makanan yang banyak mengandung lemak dibatasi. Hal ini karena keterbatasan gerak mereka di dalam kandang dibanding di alam liar. Jika terlalu gemuk, maka burung cenderung malas untuk bergerak dan bunyi.

Berikan sayuran segar (al: brokoli, toge, bayam, sawi, kangkung, jagung) setiap hari secara bergantian, buah2an (al: apel, pisang, papaya) 2 -3 kali seminggu. Bij-bijian harus diberikan dalam jumlah yang terbatas (kecuali Lovebird akan diternak). Seminggu sekali boleh diberikan minuman susu cair. Jangan memberi makanan seperti alpukat, cokelat dan kopi karena bisa berakibat fatal. Jika anda memberikan apel, pastikan bahwa biji buah apel sudah terbuang karena itu bisa menjadi racun bagi Lovebird.

Selain itu, jangan lupa untuk meyediakan pasir grit atau totok cumi didalam kandang. Grit ini selain berfungsi untuk membantu pencernaan juga bagai sarana dalam proses pembentukan cangkang telur. (lihat artikel om Kiansing mengenai fungsi Grit).

Ukuran kandang untuk Lovebird sangat variatif. Ada yg berbentuk bulat, kotak bahkan segi enam. Gunakanlah ukuran kandang yang agak besar supaya Lovebird lebih bebas untuk bergerak. Konstruksi kandang harus kuat dan terbuat dari kawat besi. Lovebird termasuk burung yang suka mandi. Oleh karena itu usahakan untuk memberikan tempat mandi tersendiri, selain tempat minum. Penggantian air minum harus dilakukan setiap hari untuk menjaga kesehatannya. Seminggu sekali mandikanlah Lovebird dengan cairan anti septic atau anti kutu – dengan cara disemprot dari atas - supaya bulunya tetap terpelihara. Untuk penjemuran, usahakan setiap hari Lovebrid dijemur dengan durasi sekitar 2 – 3 jam.

Dengan perawatan yang baik, Lovebird bisa hidup 10 hingga 20 tahun.


BETERNAK LOVEBIRD
Sebelum memulai beternak Lovebird, kita harus bisa membedakan dulu antara Lovebird jantan dengan Lovebird betina. Secara fisik dan warna, burung tersebut susah untuk diketahui jenis kelaminnya. Cara yang paling gampang adalah dengan meraba kedua capit udang yang terletak dibawah duburnya. Jika keras, rapat dan lancip, biasanya jantan. Sedangkan burung betina capit udangnya lembek, lebar dan tumpul. Ciri lain adalah, Lovebird betina jika sudah birahi akan mengumpulkan bahan sarang dan diselipkan diantara kedua sayapnya sebelum dibawa kedalam kotak sarang.

Lovebird bisa diternak setelah memasuki usia diatas 7 bulan. Pilihlah Lovebird yang sehat dan tidak cacat sebagai calon indukan dan berusia relative masih muda karena Lovebird yang sudah berumur diatas 3 tahun biasanya sudah tidak terlalu produktif. Untuk mendapatkan kriteria seperti diatas, sebaiknya kita langsung membeli dari peternak yang sudah kita kenal.
Untuk memacu birahi, selain kwaci, tambahkana makanan extra berupa toge, jagung muda dan sawi. Ketiga jenis sayuran ini terbukti berguna untuk mendongkrak birahi Lovebird.
Walaupun Lovebird bisa diternak dengan cara diumbar dalam kandang beurukuran besar dengan jumlah lebih dari 1 pasang, akan lebih baik jika beternak Lovebird secara individual. Untuk 1 pasang Lovebird, bisa digunakan kandang dengan ukuran sekitar 80cm x 40cm x 40cm. Satu Kandang diisi satu pasang. Ini dilakukan supaya garis keturunan gampang dilacak sehingga suatu saat memudahkan kita untuk melakukan experiment dalam menghasilkan varian warna yang berbeda. Sediakan kotak sarang atau glodok untuk bertelor dan mengeram. Contoh ukuran glodok XLXT = 15cm x 20cm x 25cm. Glodok terbuat dari papan dengan ketebalan sekitar 2cm.
Tempat sarang atau glodok untuk Lovebird umumnya terbuat dari kotak kayu.
Bahan sarang bisa menggunakan serbuk kayu, kulit jagung yang sudah dikeringkan dan lain sebagainya.
Umumnya Lovebird bertelur antara 4 – 6 butir dan menetas setelah dierami sekitar 21 hingga 23 hari. Kedua indukan, baik jantan maupun betina saling bergantian menyuapi anaknya. Pada saat berumur sekitar 6 – 8 minggu, anak burung mulai keluar dari kotak sarang. Setelah anak burung bisa makan sendiri, segera pindahkan mereka ke sangkar lain sehingga indukannya bisa kembali melakukan siklus reproduksi.

Adakalanya indukan Lovebird tidak mau mengasuh anakannya. Jika kita menemukan kasus seperti ini, tidak ada cara lain kecuali harus diangkat dan disuapi sendiri. Siapkan kotak berukuran kira-kira 40x40x40cm yang didalamnya terdapat lampu bohlam 5 watt yang berfungsi sebagai penghangat. Anak Lovebird harus disuapi setiap 2 jam sekali. Makanan yang paling sesuai pada masa tersebut adalah bubur susu untuk bayi. Campurkan bubur susu dengan air matang (hangat-hangat kuku), lalu gunakan sendok untuk menyuapi anak burung. Tingkat kekentalan makanan tersebut harus disesuaikan dengan usia anak burung. Semakin bertambah usianya, semakin kental bubur susu yang diberikan. Setelah berumur 3 – 4 minggu, kita sudah boleh mulai memperkenalkan jenis makanan lain seperti sayuran, buah-buahan dan millet.
Pemasangan ring bisa dilakukan pada saat anakan berumur tidak lebih dari 10 hari. Berikut adalah ilustrasi cara pemasangan ring:
PERMASALAHAN DALAM BETERNAK LOVEBI

Tidak Mau jodoh
Sering kita merasa kesal karena indukan yang ingin kita jodohkan ternyata tidak mau bersatu. Hal ini bisa disebabkan karena beberapa hal, al: keduanya berjenis kelamin sama, belum memasuki masa birahi, situasi atau lingkungan yang kurang mendukung.

Telur Tidak Menetas
Telur tidak meneteas bisa disebabkan oleh beberpa hal al: Indukan yang mandul, kurang nutirisi, telur tidak dierami indukan, infeksi bakteri, dan lain-lain. Sering dijumpai dalam satu tetasan, ada 1 atau 2 telur yang tidak menetas. Ini adalah hal yang wajar dan tidak perlu di khawatirkan. Biasanya telur yang tidak menetas itu adalah telur yang terakhir. Menurut literature yang saya baca, bahkan di alam sekalipun, tidak semua telur bisa menetas.

Cacat Kaki.
Sering kita jumpai anak Lovebird yang kakinya tidak bisa berdiri dan mencengkeram dengan sempurna serta cenderung miring ke samping. Hal ini disebabkan karena bahan sarang yang ada didalam sangkar kurang mencukupi sehingga Lovebird tidak mempunyai dasar berpijak yang tidak licin. Kebanyakan kasus ini dijumpai pada glodok yang beralaskan papn triplek. Hindarilah menggunakan bahan ini dan gunakan papan yang belum diserut sebagai bahan dasar glodok.

PEMASTERAN
Betulkah Lovebird bisa dimaster? Saya bisa mengatakan bisa, berdasarkan pengalaman saya. Lovebird termasuk burung yang cerdas dan gampang menirukan suara burung jenis lain. Selama ini Lovebird lebih banyak digunakan sebagai master terutama Lovebird yang memiliki trecetan kasar dan panjang-panjang. Untuk mencari Lovebird seperti ini bukanlah hal yang mudah. Jika ada, tentu harganya sudah melambung tinggi. Untuk menyiasati hal tersebut, kita bisa melakukan pemasteran semenjak Lovebird berusia kurang dari 1 bulan. Walaupun trecetan suara Lovebird dalam membawakan lagu lebih banyak ditentukan dari factor genetic, upaya berikut masih bisa dilakukan untuk mendongkrak performanya. Master yang cocok untuk Lovebird adalah Kenari, Blackthroat dan Sanger karena ketiga jenis burung ini diyakini memiliki nada suara yang paling mendekati Lovebird. Dengan ketiga jenis burung ini diharapkan Lovebird akan membawakan lagunya dengan durasi yang panjang dan speed yang rapat.

PENANGKARAN KACER
a.Pemilihan Indukan

Memilih pasangan indukan Kacer perlu pengamatan yang cermat, karena ada beberapa ekor Kacer yang sulit dijodohkan. Untuk Kacer betina sebaiknya dipilih minimal berumur enam bulan, sedangkan yang jantan minimal satu tahun. Untuk Kacer betina sebaiknya dipilih yang agak jinak namun mempunyai sifat fighter yang cukup tinggi. Pemilihan indukan betina yang tidak terlalu jinak ini dimaksudkan agar tidak mengganggu proses pengeraman. Kacer betina yang dipilih juga sebaiknya merupakan hasil penangkaran atau yang pernah dipelihara sejak piyik. Pemilihan jantan tidaklah terlalu sulit apalagi kalau jantan tersebut merupakan burung tangkapan dari alam, karena jika jantan tersebut merupakan peliharaan dari piyik atau hasil penangkaran, sebaiknya sang jantan mulai dijodohkan dengan betinanya sejak masih kecil, hal tersebut dilakukan untuk mempermudah proses penjodohan. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah faktor kesehatan agar proses kawin tidak mengalami hambatan, sedangkan faktor cacat tubuh pada Kacer tidak menjadi masalah serius, yang penting tidak mengganggu pada saat proses reproduksi. Selain hal tersebut di atas, kita juga bisa merujuk pada standar pemilihan Kacer untuk lomba, seperti postur tubuh, bentuk kepala, bentuk paruh dsb. Jadi burung Kacer yang pernah jadi jawara mempunyai potensi yang cukup baik untuk ditangkarkan, sehingga diharapkan akan lahir anakan Kacer yang mempunyai kemampuan di atas rata-rata.
b.Proses Penjodohan

Proses penjodohan bisa dilakukan langsung di kandang besar, atau dengan pengenalan terlebih dahulu selama sekitar 7-10 hari, namun hal ini bukan menjadi patokan yang baku. Pada kasus yang lain proses pengenalan bisa sampai dua bulan. Proses pengenalan bisa dengan cara menggantang sangkar indukan saling berdekatan. Setelah kira-kira saling tertarik bisa sama-sama dilepas di kandang besar, namun biasanya sang betina dimasukkan ke kandang besar (penangkaran) terlebih dahulu dan sang jantan ditaruh di kandang besar tapi masih dalam sangkar hariannya, baru kemudian selang beberapa hari sang jantan bisa sama-sama dilepas dalam kandang besar. Beberapa penangkar sering merasa kesulitan dalam proses penjodohan ini, seringkali salah satu induknya mati, pada umumnya terjadi pada induk betina karena diserang oleh pasangannya, namun hal ini bisa dihindari jika kita sering melakukan pengontrolan terhadap pasangan indukan Kacer kita. Hal ini terjadi karena salah satunya lebih tinggi birahinya, atau sifat fighternya. Beberapa solusi yang biasa dipakai adalah dengan menurunkan porsi EF bagi Kacer yang terlalu birahi atau menambah porsi EF bagi Kacer yang kurang birahi, intinya adalah berusaha menyamakan kadar birahi Kacer sehingga akan seimbang. Jika hal tersebut tidak memecahkan masalah dan salah satu induk masih lebih ganas dibanding yang lain, sebaiknya segera dicarikan pasangan yang seimbang.
c.Kandang dan Sarang

Kandang yang digunakan untuk menangkarkan Kacer sebaiknya bentuk tertutup yang terbuat dari kombinasi tembok tanpa plester di bagian kiri, kanan dan belakang, rangka kayu serta bagian atas dan depannya menggunakan ram kawat, bagian atas bisa dibuatkan atap dari asbes. Dinding bata yang tanpa plester/pelur ini dimaksudkan agar kondisi kelembapan dan suhu udara lebih stabil. Ukuran yang digunakan cukup variatif mulai dari ukuran panjang 100 cm sampai 200 cm. Lebar mulai ukuran 90 cm sampai 150 cm. Tinggi mulai ukuran 170 cm sampai 200 cm. Kandang bisa dibuat di dalam maupun di luar ruangan. Untuk kandang yang diletakkan/dibuat di dalam ruangan perlu diperhatikan faktor cahaya dan sirkulasi udara. Pintu kandang bisa dibuat dua buah, satu pintu kecil berukuran lebar 12 cm dan tinggi 12 cm untuk mengontrol makanan dan air minum dan satu pintu besar berukuran lebar 40 cm dan tinggi 70 cm sebagai akses ke luar-masuk kandang untuk melakukan pengontrolan.

Kotak/tempat sarang bisa terbuat dari kotak kayu, ukurannya variatif misalnya dengan ukuran panjang 15 cm, lebar 15 cm dan tinggi 15 cm. Selain dari kotak kayu, sarang juga bisa dibuat dari potongan batang pohon kering yang diberi lubang dengan diameter 10 – 12 cm, dengan kedalaman sekitar 10 – 15 cm dengan dipotong sebelah sisinya agar memudahkan dalam pengontrolan. Tempat sarang bisa diletakkan di mana saja, namun berdasarkan pengalaman lebih bagus kalau sarang diletakkan di sudut belakang sebelah atas, karena lokasi tersebut membuat Kacer relatif lebih tenang saat mengerami telurnya. Didalam kandang juga sebaiknya diletakkan/dibuatkan tempat mandi bagi Kacer Bahan sarang bisa dari bahan yang kering seperti tangkai daun lamtoro, tangkai daun sengon, sabut kelapa, ijuk pohon aren atau daun cemara. Sebagian bahan sarang disebar di dasar kandang, sebagian lagi di taruh di tempat sarang, jika semua bahan ditaruh di tempat sarang, biasanya Kacer enggan untuk bertelur di sarang. Sekedar tips, untuk memudahkan dalam proses pembuatan sarang, bisa dibuatkan dua tempat sarang, dengan lokasi yang berbeda, jika nanti Kacer sudah menentukan pilihannya, sarang yang tidak dipergunakan bisa dilepas.

Setelah kawin dan membuat sarang, Kacer akan bertelur sebanyak kira-kira 3 butir dan proses pengeraman membutuhkan waktu 14 hari (dua minggu). Pengeraman ini dilakukan oleh sang betina.
d.Penyakit

Penyakit yang timbul biasanya menyerang mata, mata menjadi berair dan piyik tidak mau membuka mata. Penyakit ini bisa menimpa anakan yang baru menetas sampai berumur satu minggu. Gejala awalnya biasanya mata bengkak, lalu keluar cairan seperti nanah dan kadang darah. Meskipun begitu nafsu makan sang anak masih normal, sehingga pada saatnya ada yang dapat bertahan hidup namun dengan resiko mata cacat atau ukurannya tidak normal. Pengobatan untuk penyakit mata yang menyerang Kacer sampai tulisan ini disusun belum ada informasi yang signifikan yang bisa dijadikan acuan, akan tetapi ada hal yang bisa dilakukan untuk menghindari atau mencegah penyakit itu tidak semakin parah adalah membersihkan mata piyikan yang mulai terserang penyakit secara teratur dengan menggunakan kapas (cotton bud) yang telah ditetesi obat tetes mata yang biasa digunakan oleh manusia serta sering menjemur piyikan di bawah sinar matahari.
e.Pakan

Pakan utama sebaiknya berikan voer yang mempunyai kandungan protein yang tinggi yakni sekitar 18% - 20%, bisa juga diberikan pellet ikan sebagai alternatif. Sedangkan EF cukup diberikan 2-3 ekor jangkrik pada pagi dan sore hari, pada betina bisa diberikan lebih banyak untuk membantunya agar cepat bertelur. Multivitamin dan probiotik khusus untuk penangkaran juga perlu diberikan, pemberiannya bisa dilakukan dua kali dalam seminggu.
f.Perawatan Piyikan

Perawatan anak Kacer yang masih piyik bisa kita serahkan kepada induknya, tapi bisa juga kita rawat sendiri. Jika kita rawat maka sang induk berkesempatan untuk bereproduksi lagi. Yang perlu diperhatikan adalah saat mengambil piyik, harus hati-hati jangan sampai justru berakibat pada kematian.